Minggu, 21 Desember 2014
Terry Tak "Pede" Unjuk Tari Perut
Selasa, 30 April 2013 | 07:30 WIB
|
Share:
JEPRIMA
Penyanyi Terryana Fatiah atau Terry saat ditemui seusai menjadi pengisi acara ulang tahun ke-5 Sketsa dengan tema Penta5kesta di Studio 10 Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (15/3/2013). TRIBUN JAKARTA/JEPRIMA

JAKARTA, KOMPAS.com -- Sekalipun makin dikenal masyarakat, penyanyi Terry yang bernama lengkap Terry Fatiah Shahab merasa malu menunjukkan kemampuan menari tari perut alias belly dance. Padahal, sebenarnya sejak SMA ia sudah belajar tarian yang dikenal sebagai tarian gurun sahara itu.

”Belly dance menjadi tarian yang biasa ada dalam acara pernikahan keluarga keturunan Arab. Aku pertama kali tahu dari situ dan melihat saudara-saudaraku menari ramai-ramai,” tutur dara berusia 28 tahun yang berdarah Belanda, Indonesia dan Arab itu, pekan lalu. Ia lalu belajar tarian itu dan sesekali ikut kelas belly dance di pusat kebugaran.

Toh, biduan yang kini mendapat julukan ”Terry Butiran Debu” karena sukses membawakan lagu single barunya itu lebih memilih menarikan tarian berkesan seksi tersebut di dalam kamarnya sendiri. ”Aku malu. Lagian enggak ’pede’ kalau menari bersama saudara-saudara yang badannya gede. Sekali kena senggol, aku bisa mental,” sambung Terry yang berbadan mungil.

Alhasil, ia lebih memilih mengambil manfaat menari belly dance untuk memperkuat kaki dan membuat tubuhnya tetap luwes. Tiga kali seminggu ia menarikannya selama sekitar satu jam. Hasilnya, Terry selalu sehat walau harus sering terbang ke luar kota untuk memenuhi permintaan menyanyi.(TRI)

 



Sumber :
Kompas Cetak
Editor :
Eko Hendrawan Sofyan