Sabtu, 20 Desember 2014
Anak Perempuan Michael Jackson Coba Bunuh Diri?
Kamis, 6 Juni 2013 | 06:28 WIB
|
Share:
Paris Jackson

CALIFORNIA, KOMPAS.com — Paris Jackson (15), putri mendiang Michael Jackson, dilarikan ke rumah sakit setelah memotong salah satu pergelangan tangannya, Rabu (5/6/2013) pagi waktu setempat. Informasi tersebut didapat CNN dari sumber yang dekat dengan keluarga Jackson.

Paris menghubungi hotline konseling bunuh diri pada Rabu pagi. Operator layanan konseling tersebut kemudian menghubungi saluran darurat 911 untuk mengirimkan orang ke rumah keluarga Jackson di Calabass, California.

"Menjadi sensitif pada usia 15 tahun memang sulit, tidak peduli siapa pun Anda," kata pengacara Perry Sanders, Rabu pagi. "Hal ini terutama sulit ketika Anda kehilangan orang terdekat Anda. Paris secara fisik baik-baik saja dan mendapatkan perhatian medis yang tepat. Silakan menghormati privasinya dan privasi keluarga."

Sumber lain yang dekat dengan keluarga Jackson berhenti menyebut insiden ini sebagai percobaan bunuh diri. Meskipun demikian, sebagian masih menyebut ini sebagai semacam "teriakan minta tolong" dari seorang remaja.

Paris menulis pesan ke jutaan pengikutnya di Twitter, Selasa (4/6/2013) malam:  "i wonder why tears are salty?". Menyusul kemudian tweet lain: "yesterday, all my troubles seemed so far away". Lalu, "now it looks as though they're here to stay".

Kepolisian setempat menyatakan telah menanggapi situasi darurat medis ke alamat yang sesuai dengan alamat keluarga Jackson pada Rabu pukul 01.27 waktu setempat. Panggilan tersebut berlanjut dengan dibawanya seseorang ke rumah sakit.

Baru-baru ini, Paris bertemu kembali dengan ibu kandungnya. Selama ini Paris tinggal dengan Debbie Rowe di peternakan kudanya. Rowe mengeluarkan pernyataan melalui pengacaranya pada Rabu pagi, "Kami menghargai pikiran semua orang untuk Paris pada saat ini dan rasa hormat mereka untuk privasi keluarga."

Paris, bersama dengan neneknya, Katherine Jackson, dan saudara-saudaranya, Prince dan Blanket, menggugat AEG Live untuk membayar kewajiban atas kematian Michael Jackson pada 2009 akibat overdosis obat. Paris dan Prince dijadwalkan bersaksi dalam sidang kematian tersebut pada akhir bulan ini. Kedua remaja itu ditanyai oleh pengacara AEG, masing-masing selama dua hari, dalam beberapa bulan terakhir.

Paris membuat jutaan orang menangis empat tahun lalu ketika dia berbicara di akhir upacara peringatan publik untuk ayahnya. "Sejak aku dilahirkan, daddy telah menjadi ayah terbaik yang bisa Anda bayangkan," katanya. "Dan, aku hanya ingin mengatakan bahwa aku sangat mencintainya," katanya sambil menangis dan mencari perlindungan dalam pelukan anggota keluarga.



Sumber :
CNN
Editor :
Palupi Annisa Auliani