Audioslave Reuni demi Konser Anti Donald Trump - Kompas.com

Audioslave Reuni demi Konser Anti Donald Trump

Andi Muttya Keteng Pangerang
Kompas.com - 20/01/2017, 15:33 WIB
REPRO BIDIK LAYAR VIA CBS NEWS Konferensi pers yang digelar Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump memanas ketika Trump tak memberikan kesempatan kepada dua jurnalis untuk bertanya, dengan dalih media tempat mereka bekerja

KOMPAS.com - Grup band Audioslave yang bubar pada 2007 lalu akan melakukan reuni di konser anti-Trump bertajuk Anti-Inaugural Ball.

Konser tandingan inagurasi Donald Trump sebagai presiden AS itu bakal digelar di Teragram Ballroom di Los Angeles, Jumat (20/1/2017) waktu setempat.

Selama 11 tahun, para personel Audioslave tak pernah tampil bersama lagi usai album terakhir mereka, Revelations (2006).

Selain di konser antiinagurasi, band beraliran alternatif rock ini tak berencana melakukan reuni lain. Mereka juga akan mengentak panggung bersama supergrup Prophets of Rage.

"Anti-Inaugural Ball adalah sebuah perayaan perlawanan," ucap gitaris Audioslave, Tom Morello, dalam sebuah pernyataan.

"Resistensiterhadap rasisme, seksisme, homofobia, bullying, kerusakan lingkungan, fasisme, resistensi terhadap Donald Trump," kata Morello.

"Kita menatap masa mimpi buruk sebuah dystopian (masa depan yang kelam) kecuali kita bertindak sekatang, kecuali kita melawan balik sekarang," tambahnya.

Tak hanya Audioslave, sejumlah pesohor hiburan AS lainnya juga akan terlibat dalam perhelatan musik itu. Sebut saja Vic Mensa, Jackson Browne, Jack Black, dan Los Angeles Freedom Choir.

Hasil penjualan tiket konser tersebut akan diberikan kepada sebuah organisasi antikekerasan seksual, Rape, Abuse, and Incest National Network.

PenulisAndi Muttya Keteng Pangerang
EditorKistyarini
Komentar