Deddy Mizwar Makan Malam Bareng Penampil Matasora World Music Festival - Kompas.com

Deddy Mizwar Makan Malam Bareng Penampil Matasora World Music Festival

Kontributor Bandung, Putra Prima Perdana
Kompas.com - 22/07/2017, 13:51 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, membuka acara Lapas Mencari Bakat 2016, Rabu (26/10/2016) di Bandung.Dokumentasi Humas Pemprov Jabar Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar, membuka acara Lapas Mencari Bakat 2016, Rabu (26/10/2016) di Bandung.

BANDUNG, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar makan malam bersama sejumlah talenta yang akan mengisi gelaran Matasora World Music Festival 2017di Aula Barat, Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (21/7/2017).

Deddy mengaku bangga Jawa Barat menjadi tuan rumah Matasora World Music Festival (2017) yang baru pertama kali digelar di Indonesia. 

"Ini sebuah kebanggaan. Ada international event yang diprakarsai oleh anak-anak muda," kata Deddy saat ditemui seusai Matasora Gala Dinner 2017, Jumat malam. 

Lebih lanjut Deddy menambahkan, Matasora Wolrd Music Festival 2017 adalah sebuah contoh pergelaran international yang tidak mengandalkan pembiayaan dari pihak negara. 

"Event ini justru tidak bergantung pada anggran negara tapi melibatkan berbagai pihak swasta untuk membuat international event seperti ini," ucapnya.

Deddy optimistis Matasora Wolrd Music Festival 2017 menyedot animo masyarakat pecinta musik Tanah Air dan mancanegara. Pasalnya, dari 10.000 tiket yang disediakan, 8.000 tiket lebih sudah terjual. 

"Ini harus dikembangkan sebagai ciri ekonomi kreatif, dimana ada gagasan menarik perhatian msyarakat bisa menjual bekerjasama dengan berbagai produk perusahaan. Tidak semua kegiatan tergantung anggaran negara atau daerah tapi juga pihak swasta bisa meramu kegiatan kreatif sehingga mendatangkan peluang," jelasnya.

Deddy berharap, tidak hanya pengusaha besar yang mendapatkan untung dalam Matasora World Music Festival 2017. Menurut dia, gelaran ini juga memberikan peluang kepada pengusaha kecil untuk bisa meraup untung. 

"Ini akan melibatkan masyarakat sekitar. Ada kuliner juga, musik, semua pakai tiket masuk. Jadi semua aspek seni, kuliner, fashion, ada berbagai jenis kegiatan yang bisa menggeliat secara ekonomi," katanya. 

"Artinya ini salah adalah salah satu bentuk ekonomi kreatif menggabungkn berbgai bidang kreatif. Saya lihat ada ruang film, segingga betul-betul seluruhnya memiliki aspek ekonomi. Ini kan baru pertama kali semestinya kontinyu," ujar Deddy.

PenulisKontributor Bandung, Putra Prima Perdana
EditorIrfan Maullana
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM