Selain Joey Alexander, Indonesia Juga Punya Sean Nicholas Alexander - Kompas.com

Selain Joey Alexander, Indonesia Juga Punya Sean Nicholas Alexander

Irfan Maullana
Kompas.com - 18/08/2017, 18:41 WIB
Sean Nicholas AlexanderDOK.PRIBADI Sean Nicholas Alexander

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah publik terkesima dengan bakat pianis muda Joey Alexander, kini Indonesia kembali mencetak talenta segar.

Dia adalah Sean Nicholas Alexander, bocah jenius berusia 11 tahun yang muncul dengan keahliannya dalam memainkan klarinet.

Sean merupakan seorang putra dari pemain klarinet berbakat, yaitu Bambang Witono. Bambang pernah memiliki pengalaman bermain di Sean Youth Symphonic Orchestra pada 1992 lalu untuk mewakili Indonesia.

Sean mulai dikenalkan bermain klarinet sejak berusia 3,5 tahun, tetapi dia mulai serius memainkannya pada usia 8 tahun. Kini kemampuannya semakin baik dan sudah dipercaya membawakan beberapa lagu yang diaransemen ulang.

"Aku sudah suka bermain klarinet saat usia masih 3,5 tahun. Awalnya sering lihat ayah dan aku minta serius bermain saat usia 8 tahun," kata Sean dalam siaran pers Jumat (18/7/2017).

Pada usia 9 tahun, Sean sudah sering bergabung sebagai pemain klarinet dalam grup orkestra terkenal di Tanah Air.

Seperti ketika musisi senior Addie MS beberapa waktu lalu memilih Sean untuk bermain klarinet dalam orkestra yang dipimpinnya. Menghadapi Addie, Sean mengaku tak kenal ragu. Ia justru merasa tertantang karena bisa bekerja sama dengan ayah artis musik Kevin Aprilio itu.

"Pernah sama Addie MS. Awalnya sedikit grogi, lima menit awal mungkin. Tapi selanjutnya malah jadi asyik. Saya sangat senang bisa bermain dengan musisi sekelas dia," kata Sean.

Memainkan klarinet merupakan pilihan unik karena bakat seni terhadap alat musik ini tidak banyak dimiliki orang lain. Karenanya, Sean sering menjadi pilihan banyak komposer yang ingin mengusung bakat baru.

Kala festival ensembel dan orkestra pertama di Indonesia bertajuk Indonesia Orchestra & Ensemble Festival (IOEF), Sean pun mengisinya. Ia dipilih menjadi salah satu penampil karena dinilai sebagai bakat muda yang potensial.

"Aku sudah tampil di beberapa acara seperti Indonesia Orchestra and Ensemble Festival," ujar Sean.

Untuk mempertajam bakatnya, pemain klarinet termuda di Indoensia ini selalu berlatih setiap hari selama 1 hingga 1,5 jam. Dia juga berlatih dengan guru lesnya, Nino Ariwijaya selama dua kali dalam sepekan.

Dalam waktu dekat ini, Sean yang sekarang baru duduk di bangku sekolah menengah pertama ini tengah disibukkan dengan latihan untuk acara yang diselenggarakan oleh Monex Investindo Futures pada 1 Oktober di Clarinet Recital di Balai Resital Kertanegara, Jakarta.

PenulisIrfan Maullana
EditorIrfan Maullana
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM