Pegiat Anti Pelecehan Seksual Jadi Person of the Year 2017 - Kompas.com

Pegiat Anti Pelecehan Seksual Jadi Person of the Year 2017

Kompas.com - 07/12/2017, 12:08 WIB
Person of the Year 2017 versi majalah TimeMajalah Time/Dok VOA Indonesia Person of the Year 2017 versi majalah Time

NEW YORK, KOMPAS.com -- Setelah mencipta gelombang kesadaran dan konfrontasi berani terkait pelecehan seksual dan menjatuhkan sejumlah orang berpengaruh dalam prosesnya, orang-orang di balik gerakan #MeToo dinyatakan oleh majalah Time menjadi Person of the Year untuk 2017.

Pada sampulnya, Time menyebut orang-orang di balik gerakan itu sebagai The Silence Breakers.

Dalam artikelnya, Time menampilkan sejumlah perempuan dan laki-laki yang berani berbicara terkait pelecehan seksual yang mereka alami -- termasuk Tarana Burke, yang memulai hashtag (tanda pagar) itu 10 tahun lalu.

#MeToo menjadi viral di media sosial mengikuti kemunculan sejumlah tuduhan pelecehan seksual terhadap produser film berpengaruh Hollywood Harvey Weinstein.

Baca juga: Penyelenggara Piala Oscar Depak Produser Hollywood Harvey Weinstein

Setelah aktris Alyssa Milano mempopulerkan tanda pagar tersebut, ribuan perempuan lain mulai berbagi cerita mengenai pelecehan seksual dan akibatnya atas mereka.

Sementara kisah-kisah terkait gerakan #MeToo muncul dari orang-orang yang bekerja di dunia film dan media, artikel Time juga menampilkan perempuan-perempuan pekerja biasa, yang beberapa dari mereka bahkan masih ingin merahasiakan diri.

Sampul majalah Time menampilkan potret pemetik stroberi Isabel Pascual, pelobi Adama Iwu, dan mantan teknisi Uber Susan Fowler, serta Ashley Judd dan Taylor Swift.

Baca juga: Alyssa Milano Jadi Motor Kampanye Anti Pelecehan Seksual

Presiden Donald Trump menduduki posisi runner-up sebagai Person of the Year tahun ini, sementara Presiden China Xi Jinping di urutan ketiga.

Nama-nama lain yang masuk dalam daftar majalah Time itu adalah pemimpin Korea Utara Jim Jong-un, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, jaksa khusus Robert Mueller, dan Colin Kaepernick, mantan pemian NFL yang memicu protes nasional menentang rasisme dan kebrutalan polisi.

Baca juga: Kevin Spacey Didepak dari Film All the Money in the World

EditorAti Kamil
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM