Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jasamarga

Jokowi Suka Musik, Promotor Tumpahkan Harapan

Kompas.com - 26/08/2013, 10:10 WIB
Alsadad Rudi

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com
-- Kegemaran Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau Jokowi, akan musik dan menonton konser memunculkan harapan kepada promotor bahwa pemerintah harus mulai ambil bagian dalam penyelenggaraan konser di Indonesia. Apalagi, Jokowi juga sempat melontarkan keinginan untuk membangun sebuah gedung pertunjukan baru di Jakarta.

"Saya dengar sekarang Pak Jokowi sudah punya perencanaan akan membangun sebuah gedung pertunjukan. Dia ikut menyaksikan konser Metallica hari ini. Jadi, sudah ada perhatian pemerintah pada pertunjukan musik," kata pomotor pertunjukan, terutama konser, Adrie Subono ketika diwawancara dalam acara Kompas Malam, KompasTV, Minggu (25/8/2013).

Adrie mencontohkan, pemerintah yang turut berperan dalam penyelenggaraan konser adalah Singapura melalui Singapore Tourism Board. Jika bisa dilakukan di Indonesia, konser seharusnya bisa masuk ke dalam sektor pariwisata unggulan untuk mendatangkan banyak wisatawan. Apalagi, kata adrie, dengan pemasukan yang menurun dari penjualan hasil rekaman dalam kemasan fisik CD, artis musik harus meningkatkan penghasilan dari sektor pertunjukan. 

Berkait dengan kondisi itu, Indonesia, lanjut Adrie, merupakan salah satu pangsa pasar yang potensial bagi artis musik dunia yang melakukan tur di Asia. "Ketika mereka tur di Asia, kenapa enggak juga manggung di Indonesia? Mereka sudah melihat Indonesia marketnya besar sekali," ungkap bos Java Musikindo ini.

Selain itu, Adrie juga berharap, ketika artis musik dunia datang ke Indonesia, seharusnya mereka tidak cuma manggung di Jakarta, tapi paling tidak bisa mengunjungi beberapa kota lainnya. Kota-kota seperti Surabaya, Makassar, Medan, dan Denpasar menurutnya cukup potensial untuk  pertunjukan kelas dunia. "Kalau ada artis main di Australia, itu mereka main di enam kota. Indonesia belum lho. Kalau ada artis datang ke Indonesia, cuma main di Jakarta doang," ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau