Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Singel Baru Linkin Park Tuai Kontroversi

Kompas.com - 17/02/2017, 16:15 WIB

KOMPAS.com -"Heavy", singel baru hasil kolaborasi Linkin Park dan Kiiara yang diluncurkan pada Kamis (16/2/2017), menuai pro dan kontra dari para penggemar.

Beberapa penggemar mengaku kecewa dengan lagu yang dirasa terlalu nge-pop dan "berbumbu" R&B itu.

"Saya tidak mau mengatakan saya rindu band/orang yang lama, karena setiap orang berubah, dan itu bagus, tapi Linkin Park, apa yang kalian lakukan," tulis @bandssaveduss.

Baca juga: Rama Sahetapy dan Merdianti Octavia Hadir ke Rumah Duka Ray Sahetapy

Namun, ada pula yang mendukung band rock yang dimotori Mike Shinoda itu.

"Love #HeavyLP ini membuktikan bahwa @linkinpark cocok di segala genre dan terus mengeksplor semua jenis musik," tulis @MndiLge.

"Heavy" merupakan karya pertama Linkin Park sejak 2014 dan menjadi lagu pertama dari album ketujuh, One More Light, yang akan dirilis pada 19 Mei.

Baca juga: Ray Sahetapy Sempat Berwasiat Ingin Dimakamkan di Kampung Halamannya

"Kami sangat senang dengan lagu ini, dan kegembiraannya sangat menggila," kata Mike Shinoda kepada Billboard tentang "Heavy".

"Kami banyak berkonsentrasi di lagu pertama, dan saya sangat bersemangat dengan lagu tersebut dan semuanya," kata dia.

Ia mengatakan bahwa di setiap album dan lagunya Linkin Park ingin menantang diri mereka sendiri.

Baca juga: Ribuan Kurir Antre Sepanjang 2 Kilometer untuk Retur Paket di Ulujami

"Kami senang mencoba hal baru, menjelajahi wilayah baru dengan suara dan penulisan lagu," katanya.

"Kami selalu tentang pencampuran gaya. Nama band kami Hybrid Theory sebelum berubah menjadi Linkin Park. Penggemar kami tahu bahwa dalam setiap album kau tidak akan tahu apa yang akan kau dapat, dan gayanya bisa berubah dramatis, dan elemen berbeda, genre berbeda yang kami dengar mungkin lebih mengemuka ketimbang yang lain," demikian Mike Shinoda.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jalur Puncak Macet, Satu Arah Berlaku dari Cipanas Menuju Jakarta
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau