Kirab Kongco Padukan Seni Tionghoa dan Jawa

Kompas.com - 26/07/2008, 20:46 WIB
Editor

SEMARANG, SABTU - Kesenian Jawa, wayang kulit dan kesenian Tionghoa, liong samsie berbaur menjadi satu dalam kirab perayaan HUT Kongco Kwan Seng Tee Koen (Dewa Keadilan) di Kelenteng Hoo Hok Bio Semarang, Sabtu (26/7).

Selain wayang kulit berbentuk gunungan yang dibawa empat peserta, tampak ada pula kesenian Jawa jaran kepang (kuda yang dibuat dari anyaman -kepang- bambu) yang dimainkan empat orang.

Meski acara ritual ini milik umat Tri Dharma, kelompok agama lain ikut pula memeriahkan, salah satunya musik rebana kesenian khas Islam.
  
"Mereka memang kita undang untuk memberikan sumbangan mengikuti kirab guna membuktikan bahwa kerukunan antara umat beragama memang terjaga," kata pembantu protokoler perayaan HUT Kongco Kwan Seng Tee Koen, Gunadi Dewantoro.
   
Kirab dimulai dari Kelenteng Tay Kak Sie mulai pukul 14.00 WIB dengan jarak tempuh sekitar 4 kilometer. Rute melalui Gang Warung, Kranggan, Plampitan, Sebandaran, Jagalan, Pringgading, M.T. Haryono, Jagalan, Kapuran, Gang Cilik, Gang Besen, Wotgandul Timur, Gang Baru, dan berakhir di Kelenteng Hoo Hok Bio Gang Cilik.
   
Ratusan warga yang tinggal di sekitar rute kirab sudah menanti di pinggir jalan sehingga kirab sempat membuat jalan yang dilalui macet.
   
Kurang adanya koordinasi dan penjagaan di setiap perempatan atau pertigaan, membuat jalan bertambah macet karena kendaraan dari lawan arah nekat memasuki rute jalan yang dilalui peserta kirab.
   
Empat belas kelenteng yang disinggahi rombongan kirab, antara lain San Ban Hien, See Hio Kiong, Wie Hwi Kiong, See Liem, Grajen, Hoo Hap, Cetya Setia Budi, Tiong Pek Bio, Rasa Dharma, Ling Hok Bio, Kwee Lak Kwa, Sio Hok Bio, dan Hoo Hok Bio.
   
Peserta kirab tidak hanya berasal dari dalam kota, melainkan ada pula peserta dari luar daerah, yakni dari Kelenteng Losari Kediri, Tegowanu (Kabupaten Grobogan), dan Jakarta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X