Investasi Kondotel Cukup Prospektif

Kompas.com - 20/08/2008, 14:30 WIB
Editor

 

 

Bandung, Kompas - Pengembangan hunian dalam bentuk kondominium hotel atau kondotel di Kota Bandung kian marak. Keuntungan yang ditawarkan dari kepemilikan kondotel dinilai dapat menjadi alternatif investasi, terutama di kota-kota besar seperti Bandung.

Ketua I Bidang Promosi dan Pemasaran Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat Hilwan Saleh, Selasa (19/8) di Kota Bandung, mengatakan, keuntungan jangka panjang yang akan didapat investor dengan memiliki kondotel cukup menjanjikan. "Biasanya, modal sudah akan kembali utuh pada tahun keenam hingga ketujuh. Dalam jangka waktu itu, ada keuntungan semacam bunga bank yang juga akan didapat investor," kata Hilwan.

Di Kota Bandung, beberapa pengembang yang telah memperkenalkan hunian dalam bentuk kondotel, di antaranya kondotel Braga Citywalk, Aston Bandung, dan The Majesty Hotel & Apartment. Kini, alternatif kondotel di Kota Bandung bertambah satu lagi dengan kehadiran Grand Royal Panghegar.

Presiden Direktur PT Panghegar Group Cecep Rukmana mengatakan, proyek kondotel merupakan perluasan dari Hotel Panghegar yang sudah ada. Rencananya, akan dibangun lagi 455 unit kamar di lahan seluas 1,2 hektar. Sebanyak 240 kamar di antaranya merupakan kondotel yang dapat dibeli investor, tetapi akan dikelola pihak Panghegar. Sisa kamar merupakan tempat hunian yang disewakan dan ruang apartemen.

Menurut Cecep, harga kondotel yang ditawarkan Grand Royal Panghegar yaitu Rp 600 juta. Hingga bulan Juli, dari 240 unit kondotel yang ditawarkan hanya tersisa 40 unit saja. Modal investor akan kembali sekitar tujuh hingga delapan tahun.

"Pada lima tahun pertama, investor akan mendapatkan 10 persen dari nilai modal yang ditanamkan. Mulai tahun keenam, akan diterapkan sistem bagi hasil dengan perbandingan 50:50 dari 18-20 persen total investasi. Sistem ini berlaku hingga tahun ke-15 dan dapat diperpanjang kembali," ujar Cecep. Ekonomi daerah

Humas Hotel Panghegar Restani menambahkan, pembangunan Grand Royal Panghegar dalam tahap pembersihan area. Kegiatan konstruksi dimulai awal Oktober 2008 untuk mengeruk lantai dasar guna membangun lahan parkir. Diperkirakan Grand Royal Panghegar akan mulai beroperasi tahun 2010.

Menurut Cecep, investor yang membeli kondotel secara tunai akan mendapatkan insentif berupa investment yield. Investor akan memperoleh keuntungan Rp 2 juta per bulan selama dua tahun. "Jadi, selama dua tahun, investor mendapat Rp 48 juta. Selain itu, kami juga memberikan voucher menginap gratis di Hotel Panghegar selama 24 hari bagi investor," kata Cecep.

Maraknya perkembangan kondotel di Kota Bandung dapat mengembangkan sektor perekonomian daerah. Di sekitar kondotel sudah pasti akan ada pusat perbelanjaan dan toko untuk menyuplai kebutuhan penghuni. (GRE)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.