Lihat Foto "Topless" Anaknya, Ibunda Jenny Cortez Menangis

Kompas.com - 23/02/2010, 14:58 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Perasaan ibu mana yang tak terluka begitu mengetahui foto seronok anaknya beredar di dunia maya. Asi, ibunda Jenny Cortez, mengaku lemas dan tak kuasa menahan air mata begitu mengetahui foto topless Jenny saat adegan shooting film terbarunya beredar di internet.

 

"Malu lah, siapa orangtua yang anaknya mau digituin," ungkap Asi sambil menahan air matanya saat ditemui di kawasan Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur, Senin (22/2/2010).

 

Sebagai orangtua Jenny, Asi merasa hatinya hancur begitu tahu kabar tersebut. "Ya nyesek lah. Perasaan orangtua ya gimana ya rasanya," ujar Asi, yang akhirnya menitikan air mata.

 

Seperti diberitakan sebelumnya, foto-foto seronok Jenny saat terlibat shooting film Pemburu Hantu beredar di internet belakangan ini. Jenny sendiri meyakini foto-foto yang memperlihatkan secara jelas bagian payudaranya itu, sengaja disebar kru yang tak bertanggungjawab.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Merasa tak terima, melalui pengacaranya, Jenny melayangkan somasi kepada pihak rumah produksi Cita Barru Production, yang diyakininya turut bertanggung jawab atas tersebarnya foto-foto itu.   

Seperti halnya Jenny, Asi juga mengaku merasa dirugikan atas disebarnya foto-foto sang anak. "Ya pastinya saya merasa dirugikan. Saya akan menempuh jalur hukum sebagaimana mestinya," tegasnya. (C7-09)

 



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.