Agnes Monica: Lihat Prestasi, Bukan Umur

Kompas.com - 31/03/2010, 13:51 WIB
Editor

JAKARTA, KOMPAS.com — Jangan pandang usia saja. Lihat juga prestasi. Itu pesan penyanyi muda Agnes Monica (23) tentang keberadaan dirinya sebagai salah seorang juri Indonesian Idol 2010.

Untuk pertama kali, Agnes menjadi salah satu juri Indonesian Idol. Ia ditempatkan dalam dewan juri Indonesian Idol 2010 bersama Erwin Gutawa, Anang Hermansyah, dan Rossa, yang jauh lebih tua darinya. Namun, ia berharap publik tak meragukan keberadaannya tersebut hanya karena usianya.

"Aku cukup yakin dengan apa yang aku punya, jadi enggak ada beban. Kalau pengalaman, jangan dilihat dari umur. Tapi, untungnya, penonton kita cukup cerdas dan tidak sepicik itu. Dengan prestasi yang aku dapat, enggak ada beban buatku berada di antara Mas Anang dan Mas Erwin," tuturnya.

Agnes juga merasa tidak terbebani karena setiap juri Indoneian Idol 2010 diberi peran sesuai kapasitas diri dan ia tak merasa sebagai seorang juri. "Kami benar-benar menjalankan tugas masing-masing sesuai dengan kapasitas masing-masing," ujarnya. "Aku sendiri merasa bukan jadi juri, aku dibiarkan jadi diri sendiri, aku sebagai teman mereka (para peserta). Aku akan bagi pengalamanku ke mereka. Mereka harus tahu, Be a Superstar (tema Indonesian Idol 2010) tidak hanya menjadi penyanyi yang baik, tapi semuanya. Jangan jadi pemenang terus selesai," ujarnya lagi.

Namun, lanjutnya, menjadikan para peserta itu superstar merupakan tanggung jawab yang tidak kecil. "Tanggung jawabnya yang luar biasa untuk menjadikan mereka superstar. Enggak cuma sekadar kualitas vokal, performance, tapi juga mental di atas panggung. Mau suara bagus seperti apa, kalau demam panggung, suara jadi jelek," tuturnya. (C9-09)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X