Moore dan Kutcher tentang Prostitusi "Online"

Kompas.com - 06/11/2010, 06:05 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

LOS ANGELES, KOMPAS.com -- Aktris Demi Moore (47) dan suaminya, Ashton Kutcher (32), kembali membuat gebrakan di luar bisnis hiburan mereka. Moore dan Kutcher meluncurkan kampanye untuk menghentikan perdagangan manusia, terutama perdagangan perempuan yang dipaksa melayani seks lewat internet.

Kampanye itu menggunakan yayasan yang mereka dirikan, yaitu DNA (Demi and Ashton) Foundation. Bintang film Ghost ini menyebut fenomena bisnis seks online sebagai perbudakan modern dengan estimasi korban di dunia mencapai 27 juta orang.

Mereka sudah menemui staf Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengurusi obat-obatan dan kriminal. Pertemuan itu membahas maraknya prostitusi internet. DNA Foundation akan membantu para korban perbudakan untuk memperbaiki hidupnya.

”Perbudakan secara global merupakan rahasia menjijikkan. Ini terjadi di mana saja, bahkan di depan mata kita, dan kita mengabaikan saja,” kata Kutcher.

”Sekarang semakin banyak budak dibandingkan sebelumnya, terjadi diam-diam lewat internet. Dengan identitas yang disembunyikan, orang bisa order dan membayar prostitusi online,” kata Moore.

Moore dan Kutcher akan bekerja sama dengan raksasa-raksasa bisnis internet, seperti Twitter, Google, Facebook, dan Microsoft. Setidaknya, raksasa-raksasa itu bisa membantu investigator melacak identitas pembeli. (IMDB/AMR)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.