Isu Nasional Beratkan Ariel

Kompas.com - 06/01/2011, 13:18 WIB
EditorA. Wisnubrata

BANDUNG, KOMPAS.com — Terdakwa kasus video porno Nazriel Ilham atau Ariel Peterpan dituntut lima tahun penjara dan membayar denda Rp 250 juta subsider tiga bulan penjara.

Menurut jaksa Rusmanto, saat membacakan tuntutan terhadap Ariel di Gedung Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/1/2011), hal yang memberatkan Ariel dalam kasus video porno adalah kejadian ini dinilai menjadi isu nasional.

Selain itu, kata Rusmanto, sikap Ariel Peterpan yang masih tidak mengakui perbuatannya menjadi hal lain yang memberatkan dirinya.

"Sebagai artis atau publik figur, dia (Ariel) tidak bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dan tidak mengakui perbuatannya. Video porno ini juga tersebar di dunia maya sehingga memudahkan masyarakat untuk mengaksesnya," ujar Rusmanto.

Rusmanto menyatakan, kekasih Luna Maya ini terbukti melanggar Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan Pasal 282 KUHP. Ia juga menuntut terdakwa Ariel Peterpan tetap berada di dalam tahanan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.