Kehamilan Jangan Dilihat Sebagai Kelemahan

Kompas.com - 12/01/2011, 17:12 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Hamil pada usia matang, di atas 40 tahun, dengan pengalaman keguguran pada kehamilan sebelumnya tak lantas membuat perempuan lemah. Aktivitas fisik seperti bermain ski, renang, dan bersepeda masih bisa dilakukan, hanya jika perempuan menganggap kehamilan bukan sebagai penyakit yang bikin malas atau lemah bergerak.

Susie Weber, perempuan 41 tahun yang berprofesi sebagai pilot, membuktikan kekuatan perempuan saat hamil. Saat mengandung puterinya Tess Weber (kini berusia tiga bulan), Susie masih aktif melakukan olahraga tersebut. Bahkan, ajaibnya, Susie bersepeda saat kontraksi menjelang waktunya bersalin. Susie bersepeda 1,6 km dari rumahnya di Menasha, Wisconsin, Amerika ke Theda Clark Medical Center untuk melahirkan.

"Menjelang hari persalinan, saya masih berada di rumah hingga akhirnya kontraksi terjadi setiap tiga menit, dan intensitasnya terus bertambah. Saat waktunya berangkat ke rumah sakit, bersepeda adalah pilihan terakhir. Namun suami saya sudah siap dengan sepedanya, dan dokter saya sudah menunggu. Hati kecil saya bilang saya tidak bisa menyerah sekarang," kisah Susie, seperti dikutip portal berita lokal di Wisconsin.

Bersepeda saat kontraksi dan menjelang persalinan memang hal terekstrim yang pernah Anda dengar, termasuk juga yang dilakukan Susie sepanjang hidupnya. Karena, awalnya Susie enggan bersepeda sekaligus tentunya khawatir kondisi bayinya. Namun, pada akhirnya Susie menikmati setiap kali mengayuh sepedanya. 

"Banyak yang memeringatkan, khawatir nanti saya menabrakkan sepeda saat merasa sakit karena kontraksi. Namun, saya yakin saya kuat. Justru mengalami kontraksi di sepeda lebih mudah karena saya dialihkan untuk melakukan sesuatu yang saya suka," akunya.

Maklum, bersepeda bukan hobi baru baginya. Setiap kali kontrol kandungan, Weber selalu mengandalkan sepedanya. Bahkan baginya, bersepeda saat hamil membuatnya merasa lebih baik usai melahirkan. Weber mengaku lebih cepat pulih dan bisa menurunkan berat badannya kembali normal dalam tiga minggu.

"Saya rasa banyak orang memperlakukan kehamilan seperti penyakit, Anda tidak sakit saat sedang hamil. Menurut saya, Anda hanya perlu berpikir rasional dalam menghadapi kehamilan," kata Weber, belajar dari pengalamannya menjadi ibu hamil yang berpikir positif untuk tetap sehat dan kuat.

Buktinya, puterinya Tess lahir sehat pada 7 Oktober 2010 dengan berat tiga kg dan panjang 49,5 cm. Kini, dalam usia tiga bulan Tess sudah gemar membalikkan badannya. Sepertinya hobi ibunya menurun padanya, berolahraga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X