Epy Kusnandar Siap Tinggalkan Merokok

Kompas.com - 23/01/2011, 10:29 WIB
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis komedi Epy Kusnandar, yang sedang berjuang melawan tumor otak, disyaratkan oleh ahli terapi herbalnya untuk segera meninggalkan kebiasaan merokoknya jika menginginkan kesembuhan.

"Yang saya minta, pola makan yang baik, pantangan-pantangan harus diikuti, dengan meminum ramuan selama dua bulan," pesan Jeng Ana, sang ahli terapi herbal, kepada Epy, yang menjalani pengobatan pada Sabtu (22/1/2011) di Jakarta.

Epy harus mengikuti tahapan terapi herbal secara runut. "Tahapan pertama, terapi refleksiologi. Kepala sampai panggung dipijat minyak rempah, mandi minyak rempah juga, agar dapat mukjizat. Nanti, Kang Epy bawa (pulang) ramuan kapsul. Ada air doa juga, biar enggak gelisah di malam hari mikirin penyakit," urai Jeng Ana. "Dua minggu sekali terapi, agar dua minggu bisa dilihat perubahan setelah konsumsi," sambungnya.

Selain itu, pemeran petugas satpam dalam seri komedi televisi Suami-suami Takut Istri tersebut harus pantang makanan berlemak dan meninggalkan kebiasaan merokoknya. "Karena ini tumor, harus ada pola makan yang bagus, daging dan ikan enggak boleh, karena merangsang tumor. Rokok jangan dikonsumsi dulu," papar Jeng Ana. "Makanan yang disarankan, jamur, karena punya protein dan antioksidan yang sangat bagus. Tahu tempe juga punya protein yang bagus. Nanti, ada susu dari kacang kedelai. Ada juga brokoli, agar sel kanker tidak terjadi," lanjutnya. "Itu semua dikembalikan kepada Kang Epy. Jadi, Kang Epy harus terima," tegasnya.

Epy mau tak mau harus menyanggupi persyaratan tersebut. "Saya mencari alternatif penyembuhan yang tidak melalui tindakan operasi. Saya ke sana ke mari, ke barat, ke timur, ke utara. Saya ketemu Jeng Ana. Otomatis, saya siap, karena saya mau sembuh dan bisa seperti semula. Dengan pantangan dan larangan yang cukup banyak ini, saya harus disiplin," ungkap Epy.

Namun, Epy mengaku, pantangan terberatnya adalah harus meninggalkan kebiasaan merokoknya. "Karena, merokok sudah cukup lama," ujarnya.

Menurut Jeng Ana, jika Epy mampu menjalani terapi herbal yang dianjurkannya, niscaya kesembuhan akan datang. "Sebenarnya, dari medis sendiri, penyakit Epy gejala tumor dini, belum dikategorikan tumor ganas," terang Jeng Ana.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X