Suguhkan Saluran Film Indonesia 24 Jam Nonstop

Kompas.com - 25/01/2011, 13:55 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com -- Setelah sempat berhenti, Aora TV Satelit kembali mengudara. Dengan kemasan dan performa baru, kanal televisi berbayar ini meyakini bisa meraih lebih dari 30 juta pelanggan baru yang belum terjamah.

"Selama ini ada 30 juta rumah yang ada TV-nya dan belum terjamah. Itu yang mendasari kami supaya yang 30 juta rumah itu bisa menikmati hiburan yang berkualitas selama 24 jam," ujar Direktur Marketing dan Sales Aora TV Satelit, Guntur S. Siboro, saat peluncuran TV berbayar tersebut di Grand Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (24/1/2011).

Sejumlah sajian yang lebih menarik dan beragam dicoba ditawarkan. Tentunya,  dengan mempertimbangkan aspek harga yang terjangkau tanpa mengurangi layanan maksimal. Aora TV Satelit juga menjamin kejernihan gambar lantaran tersambung dengan satelit.

Menurut Guntur, Aora TV Satelit menawarkan beragam paket menarik mulai dari paket anak-anak, hiburan, musik, film, olahraga serta berita yang akan ditayangkan secara 24 jam nonstop.

Saluran Film Indonesia (SFI) pun menjadi salah satu saluran menarik yang ditawarkan melalui Paket Asyik seharga Rp 59.000. "Kini keluarga Indonesia dapat menikmati saluran televisi dunia dengan penawaran yang sangat menarik dan harga terjangkau. Selain itu, mereka juga dapat menikmati film Indonesia nonstop melalui Saluran Film Indonesia," ujar Guntur.

Lewat suguhan program SFI, lanjut Guntur, pihaknya melihat ada pasar yang bisa diandalkan dalam merangku pelanggan baru mereka. "Kenapa ada Saluran Film Indonesia, itu karena selama ini untuk mencari DVDnya susah banget," kata Guntur. "Kebutuhan ini dirasakan semua masyarakat, bukan hanya bagi orang yang mampu saja tapi seluruh segmen," tekannya.

 



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X