DJ Riri Bantah Bawa Gerombolan Pasukan

Kompas.com - 01/03/2011, 10:54 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com — DJ Riri membantah telah mengerahkan 'pasukan' untuk mengeroyok DJ Alvin, kekasih aktris Alice Norin, dalam insiden yang terjadi di salah satu kelab di kawasan Jalan Sulanjana, Bandung, Sabtu (25/2/2011) pekan lalu.

Riri mengaku datang ke Bandung bersama istrinya, Ola Hariska, dan anaknya, serta seorang babysitter. "Jadi kalau saya dibilang dengan gerombolan, lho gerombolan saya cuma sama istri saya, suster, dan bayi saya yang berumur empat bulan," tegas Riri dalam jumpa pers di Barcode, Kemang, Jakarta Selatan, Senin malam. "Sekarang saya tanya apakah ada pasukan saya?" imbuh Riri.

Menurut Riri, insiden tersebut dimulai pada pukul 01.57 WIB. "Kronologinya yang pertama kali sebetulnya dari pihak Alice dan Alvin. Setelah manggung di lokasi yang sama sebelumnya, mereka balik lagi. Jadi jam 01.57 Alvin menelepon dan mengancam karena Alice ngaku diajak ketemuan sama saya," cerita Riri. Alice Norin adalah mantan istri DJ Riri. Perikahan mereka bubar tanpa dikaruniai seorang anak pun.

"Ancamannya adalah yang pertama menanyakan apa benar saya minta ketemu sama Alice? Saya bilang enggak benar. Saya datang ke Bandung sama keluarga, dan saya bawa baby saya berumur empat bulan," sambungnya.

Dari komunikasi melalui telepon genggam tersebut, Riri berusaha meyakinkan Alvin bahwa ia dan Alice sama sekali tidak saling membuat janji untuk bertemu. "Saya cuma mau bilang ke Alvin, kalau dapat info tolong dicerna dulu. Sementara dia langsung bilang ke saya 'Lu mau apa?' Saya ditantang, dan saya tertantang, dan saya tetap mengklarifikasi saya enggak minta ketemu (sama Alice)," tekan Riri.

Namun, Alvin tak menggubris penjelasan Riri. "Saat saya main, mereka datang dan menerobos masuk DJ boot. Pada jam saya perform harusnya tidak ada yang mengakses masuk. Terus dia berusaha menerobos masuk, security juga diterobos, dan orang terakhir istri saya yang menjaga, tapi Alvin tetap mendorong, kemudian Alice langsung menyerang membabi buta," jelas Riri.

Riri yang semula sibuk dengan turn table miliknya terpaksa menghentikan permainannya. "Lalu insting seorang suami pasti lihat istri saya dalam keadaan bahaya, saya langsung bertindak, saya menahan Alice, akhirnya saya rangkul Alvin saya bilang 'Tolong jagain pacar lu tuh'. Karena dia juga masih panas sama saya, dia menantang, kemudian kita berdua terjatuh di DJ boot, di mana area saya," ungkap Riri.

Tanpa komando, serta-merta saja terjadi insiden yang tak diinginkan. Riri menduga pria yang kini menjadi kekasih mantan istrinya tersebut justru dikeroyok oleh pengunjung kelab yang kesal.

"Sekitar lima detik saya langsung diangkat dan saya langsung nyari istri saya, kemudian saya diamankan security, jadi dari situ itu saya sudah enggak tahu. Mungkin massa masuk karena kecewa dengan tontonan enggak sedap itu," tandas Riri.

Pada kejadian tersebut, masih kata Riri, setiap detik peristiwa pemukulan dan pengeroyokan yang dialami Alvin terekam jelas oleh video. "Dan saat Alvin jatuh di video itu terekam ada massa itu masuk dan ada yang memukul Alvin. Tapi saya juga enggak tahu siapa," tegas Riri.

"Saya berusaha menyelamatkan istri saya yang diserang, tidak sekali pun saya melakukan pemukulan seperti yang dituduhkan," sambungnya.

Atas insiden tersebut, Riri merasa difitnah Alvin. "Saya merasa dirugikan karena pencemaran nama baik, terutama Alvin mengaku dipukul sama saya enam kali, mengeroyok Alvin atau apalah. Lebih lanjut Alice tidak pernah melakukan kontak dengan mantan suami, yaitu saya. Saya rasa ada fitnah yang mungkin direkayasa oleh mereka dari awal," kata Riri.  



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X