Dhani Merasa Difitnah

Kompas.com - 02/03/2011, 11:18 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com—Insiden yang menimpa dua wartawan infotainment dari salah satu televisi swasta, Yani dan Noviandi Kurniawan, hingga kini belum menemukan jalan damai. Bahkan, bos Republik Cinta Management (RCM), Ahmad Dhani, justru merasa difitnah telah melakukan tindak kekerasan kepada keduanya.

”Ya enggak apa-apalah karena semuanya sudah dipelintir dan difitnah. Sekarang gini bayangkan posisi lagi membungkuk terus dipukul dadanya, bagaimana caranya? Mereka menceritakan gosip yang berlebihan, apalagi tentang mereka sendiri,” kata penasihat hukum Dhani, Masyamsul Huda, saat dihubungi di Jakarta, Rabu (2/3/2011).

Karena itu, hingga saat ini Dhani belum mau melontarkan kata maaf atas insiden yang terjadi di depan kediaman vokalis Mulan Jameela, perempuan yang dikabarkan melahirkan darah daging mantan suami penyanyi Maia Estianty itu.

”Mas Dhani bilang ’kalau disuruh minta maaf kayak begini aku bilang harus fair karena aku ada di ruang private, di mobil, dan ada di halaman Mulan, kalau masih ngotot bawa saja ke Dewan Pers, biar yang mengadili saya biar Dewan Pers’,” kata Masyamsul menirukan ucapan Dhani.

Ditegaskan Masyamsul, Dhani siap berhadapan dengan Global TV di Dewan Pers. ”Ya, kami akan menanggapi di rumah yang tepat, di Dewan Pers, biar Dewan Pers mendudukkan perkara ini dalam perspektif bagaimana aturan yang benar di wartawan ini, terutama wartawan infotainment,” tuturnya.

Masalah hukum sendiri? ”Ya monggo saja, nanti Dewan Pers yang mengatur, artinya begini hukum itu logika, kalau kami tidak memukul kenapa kami mesti takut, itu versi mereka yang untuk membela diri,” ujar Masyamsul.  

Pentolan Dewa 19, Ahmad Dhani, dilaporkan ke Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (28/2/2011) malam, lantaran diduga terlibat kekerasan dan perampasan materi liputan terhadap juru kamera Global TV. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.