Corrine Bailey Rae Dibuat Haru Penonton Java Jazz

Kompas.com - 05/03/2011, 15:01 WIB
EditorRobert Adhi Kusumaputra

JAKARTA, KOMPAS.com — Tampil di panggung D2 Axis Hall, JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (4/3/2011), vokalis dan pencipta lagu yang juga bisa bermain gitar, Corinne Bailey Rae, bersama band pengiringnya mendapat animo tak kalah seru dari pemain gitar legendaris Santana yang tampil beberapa jam sebelumnya.

Tepat di pergantian hari, begitu jarum jam menunjuk pukul 00:00 WIB, wanita berkulit hitam kelahiran Leeds, Inggris, ini membuka konsernya dengan single "Are You Here" yang dinyanyikan dengan petikan gitar kesayangannya.

Alhasil, suara merdu Corinne sukses membuat penonton terlarut di dalamnya. Corinne semakin semangat begitu mendapat antusiasme yang cukup tinggi setelah penonton terus-menerus ikut bernyanyi hampir di setiap lagu yang dinyanyikannya, antara lain lagu "Closer", "Till It Happens To You", "Paper Dolls", dan "I'd Do It All Again".

Apalagi penyuka musiknya sudah tak sabar menunggu "Is This Love", "Feels Like The Fisrt Time", dan "The Blackest Lily" yang menjadi lagu hits Corinne untuk segera dinyanyikan. Benar saja, saat musik "Like A Star" bergulir, penonton langsung histeris. Corinne justru balik terkejut dengan kehebohan penonton malam itu.

"Terima kasih banyak. Aku belum pernah datang ke Indonesia, aku tak menyangka akan respons kalian semuanya yang sangat baik. Terima kasih," ujar Corinne. "Saya sangat senang melihat kalian bernyanyi bersamaku," imbuhnya sebelum menuntaskan pertunjukannya dengan lagu "Wanna Be Your Lover", "I'd Like To Call It Beauty", dan "The Sea". 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X