Mabes Polri Hentikan Kasus "Silet"

Kompas.com - 25/03/2011, 11:12 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com — Mabes Polri mengeluarkan Surat Penghentian Proses Penyidikan (SP3) pada kasus acara infotainment Silet, yang diduga menayangkan berita bohong terkait meletusnya Gunung Merapi 2010 lalu.

Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes (Pol) Boy Rafli Amar, keputusan tersebut dikeluarkan setelah dilakukan gelar perkara pada tanggal 7 Maret dan 11 Maret 2011.

Dalam gelar perkara dihadiri unsur Dewan Pers, ahli jurnalistik dan ahli hukum pidana, serta saksi-saksi terkait kasus tersebut. "Penyidik Bareskrim Mabes Polri telah melakukan gelar perkara pada 7 Maret dan 11 Maret, menyimpulkan bahwa tidak cukup bukti untuk acara Silet dipersangkakan," ungkap Kombes (Pol) Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Kamis (24/3/2011).

Seperti diberitakan, November 2010 lalu Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melaporkan tayangan Silet di RCTI setelah KPI menerima 1.128 aduan dari masyarakat.

Tayangan itu dianggap menyebarkan informasi bohong dan menyebabkan keresahan masyarakat korban bencana Gunung Merapi. Saat itu, KPI juga melaporkan CEO PT Media Nusantara Citra Tbk (MNC) Hary Tanoesoedibjo sebagai orang yang bertanggung jawab atas materi siaran program-program RCTI.  



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X