Hanung Bramantyo: Film Saya Terbuka untuk Dikritik

Kompas.com - 08/04/2011, 10:27 WIB
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com - Menanggapi kritik terhadap film terbarunya, ?, sutradara Hanung Bramantyo mengaku sangat terbuka akan kritik yang dilayangkan ke filmnya tersebut. Justru, dengan hadirnya kritik, menurutnya ia akan semakin getol  menyebarkan semangat Bhinneka Tunggal Ika melalui film.

"Dari kecil saya dibesarkan di keluarga yang beragam. Tidak ada rasa takut untuk merayakan hari besar bergantian. Kini, menjadi berbeda. Sekarang menakutkan. Oleh karena itu, (melalui film ?) saya ingin mengajak ber-Bhinneka Tunggal Ika," kata Hanung, yang pada Kamis (7/4/2011) di Jakarta mengadakan jumpa pers mengenai pemutaran film ? serentak di gedung-gedung bioskop Indonesia.

Lebih lanjut, Hanung menegaskan bahwa filmnya itu merupakan ekspresinya tentang keragaman beragama. "Film itu ekspresi. Manusia mengucapkan dengan intonasi yang berbeda-beda," ujarnya.

Karena film tersebut--yang merupakan tangkapan Hanung terhadap realitas perbedaan agama--disebarkan ke khalayak untuk ditonton, Hanung dengan terbuka mengharapkan tanggapan, termasuk kritik. "Makanya saya memberi kesempatan kepada masyarakat luas untuk memberikan makna," ucap suami artis peran Zaskia Adya Mecca ini.

Dijadwalkan, Hanung dan pihak-pihak yang mengurus film tersebut, Mahaka Production dan Dapur Film, akan mengadakan kegiatan bedah dan seminar film. "Seminar akan diadakan di Mojokerto (Jawa Timur) dan juga bedah film bersama masyarakat," terangnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X