Jadi Tahanan, Yoyok "PADI" Bikin Lagu dan Tulis Buku

Kompas.com - 08/04/2011, 21:41 WIB
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com — Selama menjadi tahanan titipan Bareskrim Polri di Badan Narkotika Nasional (BNN), di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Surendro Prasetyo (35), yang lebih dikenal dengan panggilan Yoyok, ternyata mengisi hari-harinya tidak "hanya" dengan mengerjakan hal yang sudah biasa baginya, yaitu menciptakan lagu, tetapi juga dengan hal yang baru dijajalnya, menulis buku.

Di BNN, Yoyok, yang terjerat penyalahgunaan narkotika jenis sabu, telah menciptakan beberapa lagu. "Ya, buat siapa lagi kalau bukan buat PADI," kata drumer band PADI ini kepada Kompas.com, yang menjenguknya di BNN pada Jumat (8/4/2011), "Kalau kurang cocok buat PADI, ya bisa untuk proyek soloku nanti," sambung pria berkacamata yang mengenakan polo shirt dan celana pendek ini.

Di samping itu, Yoyok mulai mencoba menulis buku mengenai apa saja yang ingin ditulisnya, termasuk tentang hidupnya. "Judulnya, Sekilas yang Dapat Kuingat. Kerangka buku itu sudah selesai kutulis. Ada juga bab yang sudah mulai kutulis," terangnya sembari menunjukkan hasil kerjanya tersebut kepada Kompas.com. "Pak Sis (Kombes Siswandi, Kanit II Dit IV BNN) yang memotivasi aku untuk menulis buku," lanjutnya.

Yoyok mengaku, ia berminat menerbitkan buku itu melalui salah satu penerbit di bawah Kompas Gramedia, kalau kelak penulisan buku itu selesai.

Tim Satuan Narkoba Mabes Polri menangkap Yoyok di apartemennya, Apartemen Sudirman Park Tower B, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (27/2/2011) kira-kira pukul 02.00 WIB. Dalam penangkapan itu diperoleh barang bukti berupa 0,5 gram sabu dan sebuah bong atau alat isap sabu.

Kepada media, pertengahan Maret 2011, Siswandi pernah menerangkan bahwa berkas kasus Yoyok akan diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.