Sibuk Pandu Rilis "Dara" Ariel, HP Bens Leo Raib di Rutan

Kompas.com - 19/04/2011, 10:47 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com -- Pengamat musik Bens Leo lagi apes. Smart phone BlackBerry miliknya, yang menyimpan nomor-nomor penting, hilang di loker penitipan barang Rumah Tahanan (Rutan) Kebon Waru, Bandung, Jawa Barat, seusai meladeni pertanyaan wartawan seputar launching single "Dara" milik vokalis Nazriel Irham di  lokasi yang sama, Senin (18/4/2011).

Bens yang diminta memandu launching single terbaru milik vokalis grup band yang dulu bernama Peterpan itu datang ke Rutan Kebon Waru bersama rombongan label rekaman Musica. "Saya datang bersama panitia lainnya, lalu di pos penerimaan pengunjung HP saya dititipkan di loker nomer tiga bersama tujuh HP lainnya, empat di antaranya itu BlackBerry," cerita Bens saat dihubungi Kompas.com, di Jakarta, Selasa (19/4/2011).

"Saya langsung masuk, memandu seperti biasa. Di Kebon Waru itu kan ada band, namanya Waru Band. Nah Ariel ini mau melanjutkan tradisi itu," jelas Bens. "Setelah itu saya mengajak rekan-rekan wartawan melihat tempat proses kreatifnya Ariel di dalam," lanjutnya.

Sementara Bens sibuk meladeni wartawan, rombongan lain yang datang ke Rutan Kebon Waru satu per satu mulai keluar. "Saya masih menemani wartawan, sementara yang lain sudah keluar. Saya sempat lupa mengambil HP saya," kata Bens.

Sial, setelah Bens menuju tempat penitipan barang dan membuka loker nomer tiga, BlackBerry miliknya raib dari kotak yang tertutup rapat itu. "Saya lihat kok enggak ada BlackBerry saya. Sementara HP yang lain ada. Teman-teman yang lain mengira saya sudah mengambilnya duluan, mereka juga kaget," keluh Bens.

Usaha untuk menghubungi nomer yang ada di BlackBerry miliknya, sempat dilakukan Bens. Tapi gagal. "Teleponnya sudah tidak aktif. Saya juga coba lihat dari CCTV, tapi ternyata CCTV Kebon Waru itu tidak ada data (rekaman) pengunjung yang datang," kata Bens.

Dalam keadaan kebingungan, Bens langsung meminta bantuan kepada Kepala Rutan Kebon Waru, Suharman. "Saya langsung meminta tolong kepada Bapak Suharman, dia langsung memerintahkan bawahannya untuk mencari BlackBerry milik saya," jelas Bens. "Tapi sampai jam 07.00 (malam) tidak ketemu juga," lanjutnya.

Satu hal yang disesalkan Bens dalam peristiwa tersebut bukan semata kehilangan BlackBerry miliknya. "Saya enggak memasalahkan harga BlackBerry-nya, tapi data di dalamnya yang penting buat tugas jurnalis. Bahkan, kalau ketemu saya beli lagi enggak apa-apa juga. Apalagi ini hilangnya di Rutan loh, kalau hilang karena tertinggal di toilet mal sih itu wajar," tandas Bens.  



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X