Karena Judul Album "Im Gay", Rapper Lil B Diancam Dibunuh

Kompas.com - 25/04/2011, 10:00 WIB
EditorAti Kamil

LOS ANGELES, KOMPAS.com -- Baru-baru ini, Brandon McCartney alias Lil B, rapper kenamaan asal Berkeley, California (AS), berencana menjuduli album terbarunya I'm Gay. Akibatnya, rapper yang dulu bergabung bersama grup hip-hop The Pack ini mengundang kontroversi dan kecaman.

"Orang-orang mengecam saya dengan, contohnya, 'Saya akan memukul kepala anda, saya akan membunuh anda'," kata Lil B seperti dipublikasi oleh mtv.com.

Padahal, walaupun memilih judul itu, pencetak hit "Wonton Soup" ini mengaku bukanlah penyuka sesama jenis. "Saya sangat gay, tapi saya menyukai perempuan. Seumur hidup, saya tidak pernah tertarik kepada lelaki. Tapi, ya, saya gay, saya sangat bahagia saya seorang gay, laki-laki heteroseksual," lanjutnya.

Ternyata, yang dimaksud oleh Lil B dengan pernyataan bahwa ia merupakan seorang gay adalah ia sangat mencintai komunitas gay dan lesbian. "Saya ingin mendukung pengurangan jarak (antara kaum gay dan lesbian dengan kalangan di luar mereka) dan itu apa yang sedang saya lakukan," jelasnya.

Lil B sedang berusaha menyuarakan dukungannya terhadap dunia hip hop yang selama ini ditengarai bersifat homophobia alias tidak boleh dimasuki oleh kalangan penyuka sesama jenis. Penulis buku Terrence Dean, yang juga mantan produser MTV dan ahli bidang rap, misalnya, juga mendapati fenomena homopobhia dalam dunia rap yang menurutnya masih menjadi tantangan tersendiri bagi komunitas musik jenis itu.

Buku Dean berjudul "Hiding in Hip Hop: On the Down Low in the Entertainment Industry from Music to Hollywood". Dean memaparkan, "Hip hop merupakan budaya dan lingkungan yang tak mendukung tempat aman untuk seorang artis datang dan pergi. Jika anda mendengarkan banyak lirik rap, akan terdengar lirik yang mendukung kebencian dan penolakan terhadap gay. Ini merupakan lingkungan di mana mental membunuh dan gangster masih sangat lazim terjadi. Seniman-seniman di dalamnya memelopori kebanggaan akan hiper masculinity dengan dunia selangkangan, degradasi perempuan, dan lirik bualan mereka tentang jumlah perempuan yang telah mereka tiduri dan anak yang mereka bikin."

Lil B bermaksud untuk melawan semua yang disebut oleh Dean. Makanya, ia menjuduli album I'm Gay.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X