Damien Dematra: Demi Film Lupus, Jual Rumah Tak Masalah

Kompas.com - 16/05/2011, 22:36 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com — Sutradara sekaligus penulis buku, Damien Dematra, mengaku memproduksi film-film yang tidak populer di Indonesia amat sulit, terutama dari segi pendanaan. Termasuk ketika dirinya hendak memproduksi film bertemakan sosial tentang odapus dan penyakit lupus, L4 Lupus.

"Kalau bukan film horor dan film yang itu (esek-esek), tampaknya tidak mungkin karena kedua jenis film itu yang laku di pasaran. Untuk saat ini, dunia perfilman di Indonesia lagi lesu. Production house (PH) mana ada yang berani membiayai film-film beginian," kata Damien, Senin (16/5/2011), saat konferensi pers praproduksi film teranyarnya di RS Kramat 128, Kramat Raya, Jakarta.

Damien mengaku tidak kaget apabila nantinya film terbarunya itu tidak banyak ditonton orang. "Paling banter, sudah syukur seandainya penonton film mencapai 100.000-150.000 orang. Tapi target penonton sih 5 juta orang, dengan asumsi sekitar 4,8 juta orang berasal dari penonton yang menonton film ini di puskesmas. Ini karena nantinya film ini akan ditayangkan secara gratis di puskesmas-puskesmas," lanjut Damien.

Film yang dibintangi oleh Ayu Azhari beserta dengan beberapa pemain seperti Virda Anggraini, Natsha Demtra, dan Lucky Moniaga itu menjadikan alasan manfaat sosial sebagai basis produksi. "Kita produksi sendiri. Kalau memang harus jual rumah, enggak apa-apa, ha-ha-ha. Kita enggak mengharapkan keuntungan. Semoga film ini mampu meningkatkan awareness masyarakat Indonesia akan penyakit lupus dan odapus (penderita lupus)," tambah Damien.

Sebagai informasi, lupus merupakan nama sebuah penyakit yang susah terdeteksi. Oleh karenanya, tak jarang penyakit ini memiliki beberapa nama seperti penyakit 'seribu wajah'. Salah diagnosa tidak jarang menghantui penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh ini sehingga berakibat tidak teratasi dengan cara yang tepat. Terlebih, nama penyakit lupus juga jarang dikenal oleh masyarakat. Diprediksi, odapus di Indonesia berjumlah 1 juta-1,5 juta orang. 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X