Roy Marten: Ribut-ribut PARFI cuma Pepesan Kosong!

Kompas.com - 17/06/2011, 10:51 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com - Perseteruan yang kini tengah terjadi di tubuh PARFI (Persatuan Artis Film Indonesia) juga menyita perhatian salah satu aktor film gaek, Roy Marten.

Ayah kandung presenter Gading Marten itu menyesalkan ketidakjelasan dari perseteruan yang sedang terjadi organisasi artis tersebut. "Sejujurnya saya nggak pengin ribut-ribut. Capek. Kalau perang itu tahu tujuannya untuk apa, ada goalnya. Tapi ini, pepesan kosong!" seru Roy ketika ditemui di acara pra-produksi film KTPnya Sih Islam di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (16/6/2011) malam.

"PARFI itu dua tahun vakum karena nggak ada biaya buat ngelolanya. Jadi jangan ditambah lagi (permasalahannya)," tambah aktor kawakan pemain film Roda-Roda Gila itu.

Terlebih, lanjut Roy, inti permasalahan yang melingkupi PARFI kini tak jelas dan berputar-putar layaknya lingkaran setan. "Bermasalah semua itu. Sudah jelas Gatot (Aa Gatot Brajamusti) bukan dari golongan artis film, orang biasa yang mau jadi anggota PARFI, mencalonkan diri jadi ketua. Di sini jelas terjadi pelanggaran AD/ART (anggaran dasar dan anggaran rumah tangga), kan yang boleh jadi anggota hanya artis film. Buat apa didukung, jelas-jelas manipulasi data," lanjutnya.

Untuk mengurut benang kusut itu, Roy menyarankan agar segera diadakan kongres luar biasa untuk memperoleh solusi secara bersama. "Kongresnya sah, tetapi pencalonan Gatot sebagai anggota itu yang tidak sah menurut AD/ART. Jelas AD/ART-nya dilanggar," terangnya.

Roy berharap apa yang telah terjadi menjadi proses pembelajaran penting ke depan.  "Termasuk pembelajaran bagaimana mengelola hubungan antata PARFI pusat dan PARFI daerah. Kalau mau ribut harus jelas tujuannya apa supaya nggak jadi pepesan kosong," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.