Rumus Rumah Tangga Ben Kasyafani dan Marshanda

Kompas.com - 22/06/2011, 15:42 WIB
EditorPepih Nugraha

JAKARTA, KOMPAS.com - Memiliki keluarga bahagia hingga maut memisahkan merupakan keinginan dari setiap pasangan yang telah menjajaki hubungan hingga pelaminan. Tak terkecuali bagi pasangan selebritis Ben Kasyafani (27) dan Marshanda (21). Rumus membangun hubungan percintaan yang baik telah mereka persiapkan jauh-jauh hari sebelum akhirnya resmi menyandang status sebagai suami dan istri April 2011 silam.

"Aku sudah tahu jelek-jeleknya Caca (sapaan akrab Marshanda) dari sebelum menikah. Kalau caca cantik, baiknya, semua orang sudah tau, tapi..." ujar Ben membongkar rumusan keluarga bahagia versi dirinya dan Marshanda, Selasa (22/6/2011), ketika ditemui di Kawasan Kuningan, Jakarta. Termasuk mengetahui sisi jelek Marshanda, hanya Ben yang bisa mengerti dan menerima

"Jeleknya Caca nggak semua orang menerima. Mungkin, aku saat ini yang bisa menerima. Makanya, setelah menikah aku nggak kaget jelek-jeleknya Caca, baik-baiknya Caca, bisa dibilang aku sudah tahu semua lah dari A-Z-nya Caca," lanjut Ben. Sikap Ben yang pengertian dan mencintai Marshanda, membuat istrinya itu lengket dan nyaman untuk terus bersama-sama dengan dirinya.

Rumah tangga Ben-Caca dibangun dengan komitmen untuk saling menjaga keberadaan komunikasi di antara keduanya. "Sebenarnya tidak ada formula rumah tangga yang gimana gitu. Cukup komunikasi yang membuat suatu kekuatan bagi kita berdua, komunikasi lancar. Komunikasi seperti ini juga memberikan kekuatan pada keluarga kita," jelas Ben.

Komunikasi lancar ini begitu penting bagi keduanya mengingat pasangan ini merupakan pasangan selebritas yang selalu disibukan dengan aktivitas padat di dunia hiburan. Komunikasi lancar yang terutama menurut Ben adalah mengartikannya sebagai sebuah proses saling percaya dan saling jujur satu sama lain. "Kalau ada sesuatu yang nggak enak, kita ungkapkan bukan dengan cara lewat sebuah emosi atau ego. Tapi dengan sebuah informasi. Kalau saya begini, yang saya rasain begini. Jadi, nerimanya lebih enak buat kita berdua," ungkap Ben.

Termasuk bagaimana memaknai perselisihan dan pertengkaran yang terjadi. Bagi Ben, pertengkaran jangan dianggap sebagai sesuatu yang diharamkan hadir dalam rumah tangga. Pertengkaran dengan penanganan dan pemaknaan yang tepat justru bisa memudahkan pasangan ini menyelesaikan beragam silang pendapat dan selisih paham dengan mudah ke depannya.

"Ngambek pasti adalah. Alhamdulillah sampai sekarang masih bisa meredam. Api-api kecil tinggal ditiup, dikasih air. Apinya juga mudah-mudahan nggak sampai kebakaran. Penting sih, perselisihan buat kita jadi lebih kenal. Ntar kalau enak-enak saja, kita nggak bisa menangani waktu pas lagi ada nggak enaknya," sambung Ben lagi.

Satu yang perlu diingat, sebagaimana ditekankan Ben, kini Ben-Caca sudah menjadi sebuah pasangan. TIdak ada lagi kesendirian, namun perjuangan untuk terus bisa hidup dalam kebersamaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.