Konser Incubus di Indonesia Tak Terpengaruh Isu Pemuja Setan

Kompas.com - 16/07/2011, 04:24 WIB
EditorJimmy Hitipeuw

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyuka musik Incubus di Indonesia tak perlu khawatir jika grup funk rock asal AS, Incubus akan membatalkan konser World Tour "If Not Now When" mereka di Asia menyusul kabar penolakan aksi panggung Brandon Boyd (volal), Mike Einziger (gitar), Ben Kenney (bas), Jose Pasillas (drum) and DJ Kilmore (turntable) di Filipina yang dianggap sebagai band pemuja setan.

"Indonesia enggak terpengaruh. Soalnya kalau kita lihat Filipina itu Katolik Vatikan yang fanatik banget, sementara di kita kan masih toleransi beragama. Memang sih Incubus dalam bahasa latin artinya 'setan laki-laki'," jelas perwakilan Promotor ShowMaxx Entertainment, Syam Talisman, saat berbincang dengan Kompas.com di FX Plaza, Jakarta Selatan, Jumat (15/7/2011).

Bahkan untuk memastikan Incubus tampil di Istora Senayan, Jakarta 26 Juli 2011, Syam mengklaim tiket konser berkelas festival yang seharga Rp 650 ribu itu nyaris habis.

"Tiket festival sudah 'lampu merah', kalau yang seharga Rp 550 ribu untuk tribun masih banyak," ujar Syam.

Selain itu, Syam juga mengklarifikasi jika konser yang menampung 7.000 penonton itu sudah tak lagi menyisakan tiket pertunjukan.

"Buktinya masih ada walau pun lampu merah. Kalau dibilang habis sama sekali itu 100 persen hoax," tegas Syam memastikan.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X