Lewat Video, Indonesia Kantongi Kekuatan Lawan

Kompas.com - 27/07/2011, 20:23 WIB
EditorAloysius Gonsaga

JAKARTA, KOMPAS.com — Asisten pelatih tim nasional Indonesia, Rahmad Darmawan, mengaku sedikit banyak telah mempelajari kekuatan Turkmenistan lewat video rekaman pertandingan pada leg pertama Pra-Piala Dunia 2014, Sabtu (23/7/2011) lalu. Dengan cara itu, Rahmad berharap timnya bisa mengantisipasi kekuatan "The Greenman" pada leg kedua di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis (28/7/2011).

"Kami sudah melihat rekaman saat melawan Turkmenistan. Ada pemain kunci mereka yang sudah dalam observasi kami untuk dilakukan langkah antisipasi," jelas Rahmad seusai memimpin sesi latihan, Rabu (27/7/2011) sore.

Setelah mampu menahan imbang 1-1 pada leg pertama, Firman Utina dan kawan-kawan minimal hanya membutuhkan hasil imbang tanpa gol pada pertandingan nanti untuk mengamankan langkahnya ke putaran ketiga. Namun, Rahmad menyatakan telah mempersiapkan timnya untuk menghadapi skenario terburuk, yakni drama adu penalti.

"Akan segera kami tentukan penendang penalti. Kami akan latihan penalti jam 8 besok," jelas Pelatih Persija Jakarta itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

     

    Konten pilihan untukmu

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.