Moammar Emka: Poligami Itu Selingkuh!

Kompas.com - 30/07/2011, 10:18 WIB
EditorDini

KOMPAS.com"Tiga dari Dua Eksekutif Selingkuh", demikian topik acara bincang-bincang yang dihadiri beberapa pria eksekutif di Brewhouse Resto, Senayan City, Rabu (27/7/2011) lalu. Tema bincang-bincang tersebut merupakan hasil survei majalah Eksekutif terhadap 500 pria eksekutif di Jakarta untuk mengamati pola perilaku perselingkuhan. Hasil survei menyimpulkan, perselingkuhan sudah dianggap sebagai hal yang biasa sehingga tak perlu lagi diperdebatkan.

Dalam bincang-bincang tersebut, Moammar Emka, penulis buku-buku bertema kehidupan malam Jakarta, melontarkan pengamatannya mengenai tipe perselingkuhan. Menurutnya, selingkuh terbagi menjadi empat jenis, yaitu selingkuh tradisional, rekreasional, kreatif, dan poligami.

"Selingkuh tradisional itu adalah selingkuh yang melibatkan perasaan, emosional, melibatkan hati. Sementara selingkuh rekreasional adalah selingkuh yang hanya bertujuan untuk mencari kesenangan, untuk mencari variasi baru dalam hubungan seksual," ujar penulis buku seri Jakarta Undercover ini.

Adapun selingkuh kreatif menurutnya adalah ketika sepasang kekasih saling mengetahui bahwa masing-masing melakukan perselingkuhan, tetapi tidak mempermasalahkan hal tersebut. Misalnya suami-istri tahu sama tahu bahwa pasangannya selingkuh, tapi kemudian memutuskan untuk "nyebur" sekalian dengan melakukannya bertiga atau berempat. Inilah yang disebut selingkuh kreatif.

"Bahkan ada suami yang membawa laki-laki karena ingin merasakan sensasi dengan sesama jenis dan melakukan di depan istrinya, atau sebaliknya," ujar pria yang akan meluncurkan dua buku lagi di tahun ini.

Tipe terakhir adalah selingkuh poligami. Menurut Emka, ketika seorang laki-laki berbagi "perhatian" dengan beberapa perempuan sekaligus, hal itu bisa dikategorikan selingkuh. Poligami adalah perselingkuhan paling resmi yang pernah ada, kelakar Emka.

Ia sendiri mengaku belum pernah selingkuh meskipun kerap berganti-ganti pasangan. "Status saya single. Jadi kalau gonta-ganti pasangan itu namanya bukan selingkuh," ungkapnya membela diri.

Untuk mengetahui hasil perbincangan para pria eksekutif mengenai perselingkuhan, silakan klik Tiga dari Dua Pria Eksekutif Selingkuh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.