Oka Antara Bersaing dengan Tio Pakusadewo

Kompas.com - 01/12/2011, 15:27 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com -- Ajang pemberian penghargaan tertinggi insan film  Festival Film Indonesia (FFI) 2011 akan segera diumumkan pada 10 Desember nanti. Sejumlah film bersaing ketat untuk memperebutkan Piala Citra yang menjadi lambang supremasi dalam pencapaian di bidang perfilman di Tanah Air.  Sebanyak 12 kategori akan diperebutkan. 

Dalam pembacaan pengumuman nominasi FFI yang disampaikan Totot Indrarto, Ketua Bidang Penjurian Film Bioskop FFI 2011, belum lama ini, persaingan ketat terjadi di kategori Pemeran Utama Pria Terbaik. Oka Antara (Sang Penari) akan bersaing dengan Alex Komang (Surat Kecil untuk Tuhan), Emira Mahira (Rumah Tanpa Jendela), Ferdy Tahier (Masih Bukan Cinta Biasa), dan Tio Pakusadewo (Tebus).

Hal yang sama juga terjadi di kategori Pemeran Pendukung Wanita Terbaik. Atiqah Hasholan (The Mirror Never Lies) akan bersaing ketat dengan Dewi Irawan (Sang Penari), Endhita (?),  Poppy Sovia (Catatan Harian Si Boy) dan  Wulan Guritno (Masih Bukan Cinta Biasa).

Lantas siapa sajakah yang masuk nominasi pada perhelatan tahun ini? Berikut daftar lengkapnya:

Sutradara Terbaik
1. Benni Setiawan - Masih Bukan Cinta Biasa
2. Hanung Bramantyo - ?
3. Hanung Bramantyo - Tendangan dari Langit
4. Ifa Isfansyah - Sang Penari
5. Kamila Andini - Mirror Never Lies

Penulis Skenario Terbaik
1. Benni Setiawan - Masih Bukan Cinta Biasa
2. Dirmawan Hatta dan Kamila Andini - Mirror Never Lies
3. Salman Aristo - Jakarta Maghrib
4. Salman Aristo, Ifa Isfansyah, Shanty Harmayn - Sang Penari
5. Titien Wattimena - ?

Penulis Cerita Asli Terbaik
1. Benni Setiawan - Masih Bukan Cinta Biasa
2. Hanung Bramantyo - ?
3. Kamila Andini - Mirror Never Lies
4. Salman Aristo - Jakarta Maghrib
5. Sarjono Sutrisno dan Muhammad Yusuf - Tebus

Pengarah Sinematografi Terbaik
1. Faozan Rizal - Pengejar Angin
2. Gunung Nusa Pelita - Masih Bukan Cinta Biasa
3. Ipung Rachmat Syaiful - The Mirror Never Lies
4. Yadi Sugandi - ?
5. Yadi Sugandi - Sang Penari

Pengarah Artistik Terbaik
1. Ary Juwono - Catatan Harian Si Boy
2. Fauzi - ?
3. Fauzi - Tendangan dari Langit
4. Frans XR Paat - Batas
5. Eros Eflin - Sang Penari

Penyunting Gambar Terbaik
1. Cesa David Luckmansyah - ?
2. Cesa David Luckmansyah - Masih Bukan Cinta Biasa
3. CCesa David Luckmansyah - Sang Penari
4. Aline Jusria & Dinda Amanda - Catatan Harian Si Boy
5. Wawan I Wibowo - Pengejar Angin

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X