"Standing Ovation" untuk Film "The Raid"

Kompas.com - 29/03/2012, 03:41 WIB
Editor

Oleh: Fajar Billy Sandy
kompasiana: FajarBillySandi

Saya menonton film The Raid di acara penutupan Indonesia International Fantastic Film Festival 2011 (iNAFFF 11). Sebelum dijadikan film penutup iNAFFF 2011, The Raid telah memenangkan People’s Choice Award Midnight Madness di ajang Toronto International Film Festival (TIFF 2011).

Menonton The Raid, mulai dari menit ketika Rama (Iko Uwais) dan kawan-kawan turun dari mobil untuk melakukan penyergapan, tensi penonton sudah diajak naik-turun. Penonton tidak diberikan kesempatan untuk berkedip serta menghela napas sedikit pun karena adegan yang ditampilkan adalah sajian aksi yang memukau hingga film berakhir.

Inilah film Indonesia pertama yang berhasil menyajikan adegan aksi seni beladiri yang sangat terkoreografi dengan baik. Iko Uwais, mantan atlet pencak silat, benar-benar menampilkan performa apik ketika melakukan adegan aksi, baik dengan alat maupun tangan kosong, bahkan lebih baik dari film Merantau.

Setelah melihat performa Iko, saya langsung berkata dalam hati, ”Barry Prima tidak ada apa-apanya!” Tidak heran pula saat saya maupun penonton lain saling berdecak kagum dan bertepuk ta­ngan ketika aksi-aksi memukau yang jarang muncul dalam film Indonesia.

Ada sedikit ironi ketika menonton The Raid karena film Indonesia yang menampilkan seni beladiri khas Indonesia ini bukan ditulis dan disutradarai oleh orang Indonesia. Berterimakasihlah kepada Gareth Evans, sutradara asal Wales yang memiliki minat tinggi terhadap beladiri silat sehingga bisa menghasilkan film berkualitas seperti The Raid.

Tidak ada film yang sempurna 100 persen, begitu pula dengan The Raid. Salah satu yang mengganggu saya ketika menonton adalah penggunaan dialog yang terkesan sedikit silly. Entah mengapa saya selalu merasa kalau dialog di film dalam bahasa Indonesia terkesan kaku dan kurang pas. Begitu pun dengan akting beberapa pemain yang terkesan bolong. Meski begitu, saya salut untuk semua pemain, baik pemain utama maupun ekstra, karena mereka sudah bekerja dengan sangat keras dan baik untuk menyajikan adegan laga yang prima.

Judul Film: The Raid/Serbuan Maut (2011)

Rating: 3,5 bintang dari 4 bintang

Sutradara: Gareth Evans

Pemeran: Iko Uwais, Doni Alamsyah, Joe Taslim, Ray Sahetapy, Pierre Bruno

Sumber: http://kom.ps/AxpLI



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Seleb
komentar di artikel lainnya
Close Ads X