Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Seluruh Kandidat Siapkan Koalisi Putaran Kedua, Lawan Foke-Nara

Kompas.com - 06/04/2012, 13:51 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Proses Pilkada DKI Jakarta tahun 2012 ini memang masih jauh dari masa kampanye. Namun, segala upaya, strategi, dan konsolidasi terus dilakukan oleh enam pasang bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI yang kini tengah bersaing. Salah satunya yang dipersiapkan adalah pertaruangan menghadapi kemungkinan putaran kedua.

Putaran kedua diduga akan terjadi dalam Pilkada DKI kali ini lantaran banyaknya diferensiasi kandidat yang bisa dipilih masyarakat sehingga kemungkinan besar suara akan menyebar. Hal ini pula yang disadari salah satu bakal Nono Sampono, bakal calon gubernur DKI yang berpasangan dengan Alex Noerdin.

Dalam pertemuan dengan Kompas.com di markas pemenangan Alex-Nono di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Nono mengaku kubunya sudah melakukan koordinasi terkait persiapan putaran kedua ini.

"Kami juga sudah punya kesepakatan antarkandidat kalau sampai terjadi putaran kedua. Kami sepakat kalau nanti putaran kedua, semua akan mengalihkan suaranya ke kandidat lain selain Foke-Nachrowi (Nara)," ungkap Nono, Kamis (5/4/2012).

Menurut Nono, pasangan Foke-Nachrowi (Nara) adalah pesaing yang paling berat di antara semuanya. "Ya wajar saja kalau kami anggap Foke-Nachrowi itu saingan berat, karena di mana-mana incumbent yang perlu diwaspadai," ujar Nono.

Mantan Komandan Pas Pampres ini mengatakan, kesepakatan tidak resmi untuk saling mendukung antarkandidat kecuali Foke-Nara itu sudah dilontarkan ke Faisal Basri, Joko Widodo, Hidayat Nur Wahid, dan Hendardji Supandji.

"Kami sudah sepakat, pokoknya siapa pun yang nantinya maju putaran kedua, kami akan alihkan suaranya ke kandidat itu untuk melawan Foke," kata Nono.

Sebagaimana diberitakan, sudah ada enam pasang calon gubernur dan wakil Gubernur DKI sudah resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. Sebanyak empat pasang maju dari jalur partai politik, yakni pasangan Jokowi-Ahok, Alex Noerdin-Nono Sampono, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, dan Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini.

Sedangkan dua pasangan lainnya sudah terlebih dulu maju melalui jalur independen, yaitu Faisal Basri-Biem Benyamin dan Hendardji Supandji-Riza Patria. Keenam pasangan ini akan bersaing memperebutkan kursi DKI 1 dan DKI 2.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
    Video rekomendasi
    Video lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+