Glory Oyong: Dari Gadis Sampul Berbakat ke Dunia Jurnalistik

Kompas.com - 01/06/2012, 22:25 WIB
EditorRobert Adhi Ksp

JAKARTA, KOMPAS.com - Glory Rosari Oyong (22), presenter Kompas TV, adalah sosok perempuan cerdas, aktif, dan mandiri. Perempuan kelahiran Padang, Sumatera Barat, 14 Oktober 1989 ini memiliki banyak pengalaman di mancanegara pada usia yang relatif muda.

Glory Oyong pernah terpilih sebagai Gadis Sampul Berbakat 2006 dan membawa tiga gelar saat mengikuti Miss Tourism Queen International 2007 di China: Miss Press Princess, First Runner Up Talent Show, dan First Runner Up Miss of Asia.

Dan saat diminta mewakili Indonesia di World Miss University tahun 2008 di Korea, Glory membawa gelar Miss of Asia dan Miss Most Intelligent. "Di Korea, saya berbicara dan menulis tentang lingkungan hidup, go green, dan perdamaian dunia," cerita Glory, Jumat (1/6/2012) malam.

Sejak kecil, Glory suka berpetualang, dan sejak SD, ia dididik orangtuanya mandiri. Ia berani berpergian ke luar negeri tanpa didampingi orangtuanya. Pengalaman ini membuatnya makin percaya diri dan tidak grogi tampil di depan publik. Ia juga pernah mencoba menjadi presenter di TV lokal, Semenanjung TV.

Tapi mengapa Glory memilih jurnalistik sebagai dunianya? "Jujur saja, awalnya, saya tidak terpikir menjadi jurnalis karena tadinya saya ke arah bisnis," kata Glory yang kuliah di Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Tarumanegara, Jakarta jurusan Public Relations. Tapi ia melihat dosen-dosennya yang sebagian jurnalis, selalu bercerita pengalaman jurnalistik yang penuh tantangan. Ketika ia magang sebagai Marcom di Kompas.com, Glory sering bertemu jurnalis. Dari mereka, ia mendengar banyak cerita pengalaman jurnalis yang mengasyikkan.

"Akhirnya saya yakin dunia jurnalistik memang lebih menantang," kata Glory. Mei 2011, ia bergabung dengan KompasTV setelah menyelesaikan kuliah dalam waktu tiga tahun (2007-2010) dan menjadi lulusan terbaik. Glory tidak terjun ke dunia showbiz ataupun entertainment, tapi news.

Glory tampil sebagai presenter, pembawa berita di Kompas TV. Ia juga sering terjun ke lapangan, memburu berita. Untuk menghapal tokoh-tokoh nasional, Glory punya trik tersendiri. Ia memotret foto-foto mereka di ponselnya. Setidaknya Glory ingin menunjukkan keinginan kuatnya mempelajari dunia jurnalistik yang penuh tantangan. "Saya akui saya kehilangan waktu pribadi. Tapi saya menyadari memang demikianlah dunia ini, yang waktu kerjanya tak menentu, bukan 9 to 5 seperti pekerja kantoran umumnya," ungkap Glory yang mengakui menikmati pekerjaannya.

Glory juga senang berolah raga. Selain suka main bulutangkis sejak SD, ia juga hobi basket dan renang. "Saya pernah meraih medali dalam gaya dada dan gaya punggung se-Batam," kata gadis yang besar di Batam, Riau Kepulauan itu. Olahraga ini membuat tubuhnya selalu bugar setiap saat.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Erwin Gutawa, Komponis Ternama Mantan Artis Cilik

Profil Erwin Gutawa, Komponis Ternama Mantan Artis Cilik

Seleb
komentar di artikel lainnya
Close Ads X