Penonton Merasa Tertipu, KK Dheraj dan DP Dilaporkan ke Polisi

Kompas.com - 12/06/2012, 14:29 WIB
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com — Muhamad Zainal Arifin, seorang penonton film Mr Bean Kesurupan Depe, mengaku kecewa terhadap film itu serta merasa dibohongi oleh produser film tersebut, KK Dheraj, dan bintang film itu, pedangdut Dewi Perssik atau Depe (DP).

"Kronologinya, Maret 2012, KK Dheraj pernah mengatakan Mr Bean akan membintangi film Mr Bean Kesurupan Depe dan DP menimpali bahwa benar dia akan bermain bareng Mr Bean yang asli, yakni Rowan Atkinson," kata Zainal ketika diwawancara melalui telepon oleh Kompas.com di Jakarta, Selasa (12/6/2012). "Dari situ saya pantau terus beritanya, dari Maret sampai Mei 2012. Saya yakin Mr Bean jadi main film," lanjutnya.

Rasa penasaran Zainal semakin besar sejalan dengan promosi oleh Dheraj dan DP. "Akhirnya 8 Juni (2012) saya ke bioskop 21 Kalibata Mall karena saya pribadi penggemar Mr Bean. Di sana saya lihat ada poster, patung Mr Bean, saya tambah yakin kalau dalam film ini ada Mr Bean," cerita Zainal.

Tanpa menunggu lama, sebagai penyuka akting Rowan Atkinson, aktor kawakan Inggris yang selama ini dikenal sebagai satu-satunya pemeran Mr Bean, Zainal lantas menonton film sang idola itu. "Saya pun beli tiket seharga Rp 35.000. Tapi, ternyata, pas saya tonton filmnya, saya perhatikan dari awal hingga akhir kok tidak ada Rowan Atkinson yang muncul," keluh Zainal.

Ya, Zainal merasa sudah dibohongi dan dirugikan. "Kerugian saya sih Rp 35.000, sepele. Tapi, saya pikir, kalau ditonton puluhan ribu orang kan besar kerugiannya. Apalagi, ini memancing orang untuk menonton," tekannya.

Zainal, yang berprofesi sebagai seorang pengacara, ingin memberi pelajaran kepada Dheraj dan DP. Zainal lantas melaporkan mereka ke Polda Metro Jaya dengan Tanda Bukti Laporan No TBL/1993/VI/2012/PMJ/DitreskrimSus pada 11 Juni 2012. "Saya lawyer, saya bilang, 'Ayo-lah kita kasih pelajaran produser-produser itu. Ini hanya bikin malu perfilman Indonesia'," ungkap Zainal, yang juga mengirim informasi mengenai laporannya tersebut dan bukti laporannya kepada para wartawan.  

Zainal melaporkan keduanya dengan pasal berlapis tentang perlindungan konsumen. Pasal-pasal tersebut adalah Pasal 8 Ayat (1) huruf f jo Pasal 62 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999, Pasal 9 Ayat (1) huruf f jo Pasal 62 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999, Pasal 378 KUHP, dan Pasal 380 Ayat (1) angka 1 KUHP. Dari semua pasal tersebut, keduanya terancam lima tahun penjara dan denda sebesar Rp 2 miliar. Hingga pelaporan tersebut, baik Dheraj maupun DP belum memberi tanggapan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

     

    Konten pilihan untukmu

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.