JAKARTA, KOMPAS.com -- Spirit anak-anak penuh dengan energi. Apabila energi mereka mendapat pengarahan yang salah, hal itu dikhawatirkan akan berdampak buruk untuk generasi selanjutnya.
Pesan itu tersirat dalam film musikal anak-anak Jendral Kancil the Movie yang disutradarai Harry Dagoe Suharyadi.
Harry yang sekaligus sebagai produser dan penulis skenario ingin menyisipkan pesan dalam film ini mengenai cara pandang para orangtua dalam mendidik anak zaman sekarang. Mendidik dengan cara berbeda, menyenangkan, dan tidak menggurui. ”Ini penting sebab masa depan kita bergantung dari anak-anak masa sekarang, yang sedang dan akan tumbuh besar,” kata Harry, beberapa waktu lalu.
Film anak-anak kelima garapan Harry itu mengisahkan Guntur (Adam Farell Xavier), siswa SD yang pemberani.
Guntur bersama teman-temannya melawan kelompok penjahat yang suka memalak siswa.
Namun, tindakan Guntur ditentang pihak sekolah karena ia dinilai mengajak tawuran. Bunda (Sita Nursanti) dan kakek Guntur (Ahmad Albar) tetap bersikap terbuka. Mereka mau mendengarkan argumen Guntur.
Dalam film ini, Harry melibatkan 11 anak, yang semuanya pendatang baru dalam dunia layar lebar Indonesia.(SEM)