Arema Bombardir Gawang Bontang 7 Gol Tanpa Balas

Kompas.com - 17/07/2012, 19:52 WIB
EditorDaniel Sasongko

MALANG, KOMPAS.com - Arema Indonesia melibas Bontang FC tujuh gol tanpa balas dalam laga terakhir, Indonesian Premier League (IPL) di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (17/7/2012).

Sejak menit awal, tim berjuluk "Singo Edan" itu langsung melancarkan serangan. Namun, Bontang tak mau kalah dengan mengirimkan serangan balasan. Bahkan, Bontang nyaris mencetak gol melalui sundulan Kande Laksana. Namun, bola masih mampu ditepis kiper Arema, Dede Sulaiman.

Asyik menyerang, Bontang kecolongan. Arema unggul melalui Ahmad Amiruddin dengan memanfaatkan umpan cantik Putut Waringin Jati pada menit ke-14.

Memasuki menit ke-23, pertandingan nyaris ricuh akibat Bontang mulai memeragakan permainan kasar. Namun, wasit berhasil mengatasi situasi dan mendinginkan tensi pertandingan. Tak lama setelah riak kecil itu, Bontang menuai petaka pada menit ke-32. Kiper Firman Nurdin diganjar kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Roman Chmelo di kotak penalti.

Pelatih Bontang Eddy Simon akhirnya mengganti Valentino Tela Ubun dan memasukkan kiper cadangan Sumardi. Namun, penjaga gawang veteran yang dulu bermain untuk Pupuk Kaltim itu gagal menghadang eksekusi penalti Chmelo pada menit ke-37.

Empat menit berselang, giliran Putut yang menambah gol setelah mendapat umpan Saddam. Babak pertama pungkas dengan keunggulan tiga gol ala Arema IPL.

Di paruh selanjutnya, Arema tak menghentikan agresivitasnya. Bontang pun kalang kabut bermain dengan sepuluh pemain.

Kembali, tendangan bebas Chmelo lima menit setelah jeda, mampu diselesaikannya dengan baik.

Tertinggal empat gol, Pelatih Eddy Simon langsung mengganti Ahmad Setiawan dengan Abdul Rachman. Namun, masih saja tak menghasilkan gol balasan.

Bahkan, pada menit ke-66, anak asuhan Dejan Antonic itu kembali menambah gol lewat kerja sama Chmelo dengan Putut.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X