Film "Mursala" Terancam Dicekal - Kompas.com

Film "Mursala" Terancam Dicekal

Kompas.com - 21/07/2012, 10:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Film layar lebar Mursala, yang diproduksi Raj's Production, akan segera dirilis akhir tahun 2012 ini. Namun, film yang dibintangi artis peran Rio Dewanto bersama Anna Sinaga itu justru terancam dicekal penayangan dan peredarannya.

Mengapa? Adalah Direktorat Pengembangan Industri Perfilman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia yang mengancam pencekalan film Mursala. Hal itu dilakukan atas adanya pelaporan dari Pengurus Pusat Majelis Budaya Pesisir dan Pariwisata Sibolga (MBPPS), Tapanuli Tengah.

Dalam surat bernomor 51/PP.MBPP-ST/II/2012, MBPPS mengatakan bahwa Pulau Mursala dan budaya pesisir bukan milik Raja Bonaran Situmeang, SH, MHum. Mereka juga mempermasalahkan isi dari jalan cerita film Mursala.

Raja Bonaran Situmeang sendiri memang turut terlibat membintangi film Mursala. Pengacara Anggodo Widjojo itu saat ini pun tercatat masih menjabat sebagai Bupati Tapanuli Tengah.

Direktorat Pengembangan Industri Perfilman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, dalam surat edarannya kepada Raj's Production, berharap agar permasalahan itu diselesaikan.

"Menyarankan agar untuk sementara waktu saudara tidak mengedarkan atau mempertunjukkan film Mursala tersebut sebelum adanya penyelesaian atas perselisihan pendapat atas cerita film," tulisnya dalam surat elektronik yang diterima wartawan di Jakarta, Jumat (20/7/2012).

Film Mursala sendiri mengangkat cerita budaya Batak tentang 70 marga yang berbeda dan tidak boleh nikah sampai sekarang. Keindahan panorama daerah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, juga ditampilkan dalam film tersebut.

Penyanyi legendaris Iwan Fals khusus menciptakan lagu berjudul Mursala untuk mengisi soundtrack film tersebut. Film yang disutradarai Viva Westi itu juga dibintangi oleh Titi Sjuman, Mongol, Tio Pakusadewo, Rudy Salam, Roy Ricardo, serta Elsa Syarief.


EditorTri Wahono

Close Ads X