Pemain Sinetron Dimas Andrean Dipukul Sopir Truk

Kompas.com - 29/10/2012, 07:44 WIB
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemain sinetron Dimas Andrean (27) mengalami penganiayaan berupa pemukulan yang diduga dilakukan oleh seorang sopir truk. Menurut laporan Dimas kepada polisi, kejadian tersebut berlangsung di Jalan Tanjung Duren, Jakarta Barat, Minggu (28/10/2012) siang.

"Kejadiannya tadi sore, ketika Dimas sedang menyetir mobil miliknya," kata Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren Ajun Komisaris Budi Setiadi kepada wartawan, Minggu (28/10/2012).

Budi menerangkan, berdasarkan laporan Dimas, ketika itu Dimas dengan mobil Nissan Grand Livina sedang berada di Jalan Tanjung Duren Barat I, Jakarta Barat, kira-kira pukul 14.30 WIB. Ketika mobil Dimas tengah melintas, ada sebuah truk yang hendak diparkir sehingga menghalangi mobil Dimas.

Budi menduga, ketika itu Dimas tidak sabar menunggu lama dan mencoba untuk menyalip truk tersebut meskipun telah diminta untuk berhenti. Merasa tidak dihargai, sang sopir turun dari truk dan mematahkan kaca spion sebelah kanan mobil Dimas. Budi melanjutkan, Dimas, yang tidak terima kaca spion mobilnya dipatahkan, turun dari mobil dan sempat terlibat cekcok mulut dengan sopir truk itu. Merasa kesal, sopir pun kemudian memukul Dimas. "Tersangka kesal dan kemudian memukul korban," kata Budi lagi.

Budi menerangkan pula, Dimas kemudian melaporkan perbuatan tersebut ke polisi. Polisi berhasil menangkap pelaku kira-kira pukul 16.00 WIB di tempat kejadian. Kasus tersebut masih ditangani oleh Polsek Tanjung Duren dan sopir tersebut terancam dijerat Pasal 351 tentang Penganiayaan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X