Kompas.com - 18/11/2012, 00:09 WIB
|
EditorAloysius Gonsaga Angi Ebo

SURABAYA, KOMPAS.com - Ribuan warga Banyuwangi, Sabtu (17/11/2012) sore memadati Pantai Boom di Desa Mandar, Kecamatan Banyuwangi. Mereka menghabiskan akhir pekan dengan menyaksikan parade Gandrung Sewu yang digelar di sana.

Kepadatan mulai tampak sejak di Jalan Nusantara hingga menuju pantai, yang merupakan satu-satunya akses jalan menuju Pantai Boom. Ribuan warga dengan berbagai kendaraan membuat arus lalu lintas menjadi padat. Upaya pengaturan oleh satuan polisi lalu lintas setempat terpantau tidak signifikan mengurai kemacetan. Keadaan diperparah dengan tata parkir yang tidak teratur dan terlalu banyaknya pejalan kaki.

Di area pagelaran, penyelenggara sempat direpotkan oleh banyaknya penonton yang terus merengsek ke area pagelaran. Bahkan, sejumlah petugas terpaksa meminggirkan mereka dengan kuda maupun motor agar para penari mendapatkan ruang untuk memulai menari.

Gandrung Sewu adalah salah satu agenda Pemkab Banyuwangi dalam Festival Banyuwangi 2012, meramaikan Hari Jadi Ke-214 Banyuwangi. Pagelaran itu diramaikan 1.000 lebih penari gandrung dari kalangan pelajar maupun profesional. Pagelaran ini juga menceritakan sejarah tari Gandrung yang lekat dengan kebudayaan etnik Banyuwangi.

Selain Gandrung Sewu, Festival Banyuwangi 2012 yang digelar 15 November hingga 22 Desember itu juga diramaikan dengan berbagai event tradisional seperti Festival Anak Yatim, Festival Kuwung, tradisional dengan budaya modern yang tersaji seperti dalam acara Banyuwangi Jazz Festival, Festival Anak Yatim, dan pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Entus Susmono.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan, selain untuk mempromosikan wisata budaya, Festival Banyuwangi 2012 juga diharapkan mampu menggairahkan aktivitas ekonomi warga Banyuwangi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.