Mad Dog Tewas, Yayan Ruhiyan Jadi Prakoso

Kompas.com - 20/12/2012, 17:54 WIB
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Mad Dog, sosok yang tewas dalam film The Raid: Redemption, sudah begitu melekat pada diri Yayan Ruhiyan. Dalam sekuel film tersebut, The Raid 2: Berandal, Yayan akan tampil lagi, tapi tentu saja bukan sebagai Mad Dog.

Yayan akan berperan sebagai pembunuh bayaran bernama Prakoso. Pria yang kental dengan logat Sunda ini merasa tertantang memainkan karakter itu. Bukan hanya adu jotos dengan pemain lain yang jadi pusat perhatiannya. Ia juga harus menyelami karakter tersebut.

"Karakter yang diberikan di sini sebuah tantangan buat saya. Tidak hanya kemampuan fighting saya yang dibutuhkan, tapi bagaimana saya menumbuhkan karakter seorang Prakoso, pembunuh, bapak, lelaki yang gagal, tapi begitu disegani mafia," paparnya dalam wawancara di kantor Merantau Films, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (20/12/2012).

Bukan hanya berganti karakter, Yayan juga akan "dipermak" habis-habisan. Ia akan terlihat sebagai pria yang jauh lebih tua. Namun, ia tetap dengan rambut panjang dan jaket.

"Seperti dari Merantau ke The Raid, Yayan akan terlihat jauh berbeda. Akan menjadi assasin berumur 60 tahun dengan rambut panjang dan memakai jaket, jadi karakter yang baru," papar sang sutradara, Gareth Evans.

Yayan dan Iko Uwais seolah tak terpisahkan. Mulai dari film pertama mereka, Merantau, kedua lelaki ini selalu menjadi menu penutup pertarungan dengan durasi yang lebih lama dan aksi yang memaku mata. Namun, Yayan belum mau membocorkan apakah ia menjadi lawan utama Iko atau tidak.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X