Shandy Tumiwa Jadi Tersangka, Annisa Bahar Lega

Kompas.com - 10/01/2013, 20:59 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan
JAKARTA, KOMPAS.com -- Permasalahan antara pedangdut Annisa Bahar dan Shandy Tumiwa memasuki babak baru. Kini kepolisian telah menetapkan suami dari Tessa Kaunang itu sebagai tersangka atas laporan Annisa bahar yang menudingnya telah melakukan penggelapan dan penipuan.

"Dari proses penyidikan yang dilakukan oleh Polda sudah menetapkan Shandy Tumiwa dan Cici sebagai tersangka," kata Arifin Harahap, kuasa hukum Annisa, saat ditemui di Polda Metro Jaya usai mengambil SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan), Kamis (10/1/2013).

Annisa Bahar juga mengaku lega dengan ditetapkannya dua nama tersebut menjadi tersangka. "Ya, alhamdulillah aku bisa bernapas lega udah lama banget kita nunggu enam bulan ini kabar sangat baik yang kita tunggu," sambungnya.

Kasus bermula saat Annisa mengaku telah menginvestasikan uangnya sebesar 5000 dollas AS. Ia juga mengajak beberapa temannya untuk berbisnis investasi emas online itu.

Oleh PT CSM Bintang yang dimiliki oleh Shandy dan Cici, Annisa mengklaim diiming-imingi bakal mendapat keuntungan berkali lipat dari nilai uang yang diinvestasikannya. Dalam perjalanannya, keuntungan yang dijanjikan itu justru tak didapat, modal pun tak kembali.

Karena merasa dirugikan, Annisa lantas mengadukannya ke pihak kepolisian. Akibat dugaan perbuatan yang dilakukannya, Shandy diancam dengan Pasal 378 dan 374 KUHP.

"Pasal 378 dan 374 tentang penipuan dan penggelapan tetapi masih ada perkara yang lain reskrimsus adalah UUD ITE ini masih dalam penyedikan yaitu 12 tahun (ITE), itu perkara yang lebih dulu. Dan ini juga sebagai bentuk laporan Shandy terhadap klien kami, pencemaran nama baik (Anisa) dan fitnah itu gugur dan terbukti enggak bersalah," papar Arifin.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X