Teddy Minahasa: Skrip SMS "Teddy-Yuni" Selebaran Gelap

Kompas.com - 07/03/2013, 19:44 WIB
EditorAti Kamil

MALANG, KOMPAS.com — Sejak Selasa (5/3/2013) lalu beredar print out perbincangan lewat SMS antara seseorang yang disebut bernama Yuni Shara dan seseorang lagi yang disebut bernama Teddy Minahasa, Kapolresta Malang, Jawa Timur. Dalam pembicaraan pada 30 November 2013 itu, "Yuni" menceritakan kepada "Teddy" bahwa ada kegiatan penyalahgunaan narkoba oleh Raffi bersama sejumlah orang lain di rumah Raffi di Jakarta dan "Teddy" bermaksud meringkus mereka dengan mengerahkan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN).

Setelah beberapa kali Kompas.com mengontak Teddy lewat telepon dan SMS untuk meminta tanggapannya dan belum juga mendapat jawaban darinya, akhirnya pada Kamis (7/3/2013) sore Teddy memberi tanggapan melalui SMS.

Teddy menegaskan bahwa print out tersebut merupakan selebaran gelap. "Skrip SMS saya dengan YS adalah selebaran gelap, yang keabsahannya tidak dapat dipertanggungjwbkan, karena bukan diterbitkan oleh otoritas resmi," tulis Teddy, yang bernama lengkap Teddy Minahasa Putra, kepada Kompas.com.

Seharusnya, jelas Teddy, ada sesuatu yang disebutnya scientific investigation (penyelidikan ilmiah) untuk mengungkap kebenaran print out tersebut. "Saya sendiri sampai sekarang belum tahu dan belum baca skrip SMS yang beredar tersebut, lalu saya disuruh menjawab apa???" tulisnya lagi.

Menurut Teddy, janganlah opini dijadikan media untuk pengalihan isu pokok tentang kasus narkoba yang dialami oleh Raffi. "Bagi saya, janganlah opini dijadikan media untuk pengalihan isu pokok tentang kasus narkoba yang dialami RA," tekannya.

Narkoba, lanjut Teddy, merupakan international crime dan extraordinary crime yang harus diberantas secara bersama. "Narkoba adalah extra ordinary crime yang harus kita berantas sama-sama," tegasnya.

Setiap warga negara, masih tulis Teddy, seharusnya melaporkan kepada pihak yang berwajib apabila mendapat info tentang penyalahgunaan narkoba. "Bukan justru membiarkan," tekannya lagi. "Lama-lama bangsa ini akan ambruk apabila generasi mudanya kecanduan narkoba," tegasnya lagi.

Ketika ditanya sedang berada di mana, Teddy mengaku sedang berada di luar Malang. "Saya sedang bertugas di luar kota," terangnya.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

    Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

    Budaya
    Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

    Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

    Budaya
    Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

    Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

    Budaya
    Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

    Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

    Budaya
    Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

    Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

    Budaya
    In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

    In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

    Budaya
    Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

    Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

    Budaya
    Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

    Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

    BrandzView
    Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

    Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

    BrandzView
    Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

    Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

    Budaya
    Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

    Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

    Budaya
    Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

    Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

    Budaya
    Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

    Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

    Budaya
    Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

    Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

    Budaya
    Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

    Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

    Budaya
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X