Babe "Stand Up Comedy Indonesia" Berawal dari Jebakan

Kompas.com - 01/04/2013, 21:35 WIB
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Komika asal Medan, Priya Prayogha Pratama atau Babe Cabiita, tak akan dikenal sebagai salah satu kontestan yang berhasil menembus babak lima besar Stand Up Comedy Indonesia Season 3 (SUCI 3), andai ia tak dijebak dalam sebuah kesempatan open mic.

"Awalnya dijebak. Jadi, ada EO (event organizer ) di Medan yang punya ide, 'Kayaknya keren nih bikin stand up comedy di Medan.' Mereka nekat asal buat-buat saja, tapi belum ada komikanya. Akhirnya, asal cari-cari aja buat komikanya. Kebetulan, waktu itu banyak dari penyiar radio yang diambil," cerita Babe ketika berkunjung bersama empat komika lainnya ke kantor Redaksi Kompas.com, Jakarta, Senin (1/4/2013).

Babe, yang biasa ngebanyol lewat kicauan di Twitter, kemudian terjaring untuk mengisi open mic tersebut. "Kebetulan di Medan, lewat Twitter, aku suka ngebanyol. Kebetulan, ada penyiar radio yang follow aku. Jadi, ya sudah akhirnya aku di-mention sama dia, disuruh datang. Enggak tahunya, aku dijebak langsung maju open mic, 'Ah beraninya di Twitter aja, coba maju.' Dari situ, terus main, sampai akhirnya keterusan," kenangnya.

Tampil dari satu panggung ke panggung lain, Babe kian tertempa. Selanjutnya, ia sampai juga ke open mic di Jakarta dan mengikuti SUCI 3.

"Diboyong ke Jakarta itu karena awalnya ada komika asal Medan yang duluan ikut Stand Up Comedy Indonesia yang pertama, tapi yang pertama keluar (tersisih) juga. Setelah keluar, dia terus berjuang sampai sedemikian lucunya, sampai akhirnya dia dibuatkan show sendiri, Rasa Medan namanya. Dari situ aku ikut main di sana sampai akhirnya ikut SUCI," ceritanya lagi.

Babe biasa membuat materi lawakan dari pengalaman hidupnya, termasuk tak kunjung lulus setelah enam tahun berkuliah. "Aku ngebuat joke lebih ke kehidupan sehari-hari. Jadi, lebih enak bawain ceritanya dibanding kalau (sengaja membuat materi) joke yang harus mikir lagi. Termasuk (lelucon) soal kuliah itu. Tapi, alhamdulillah, sekarang sih sudah lulus," katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X