Nikita Mirzani Lebih Takut Dibohongi daripada Disantet

Kompas.com - 02/04/2013, 15:47 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com --  Sebagai orang yang realistis, artis peran Nikita Mirzani mengaku tak memercayai ilmu santet. Karena itu, sedikit pun Nikita tak takut terkena santet.

"Enggak, kalau percaya nanti syirik. Kalau Niki takut sama manusia yang suka ngebohongin. Dan Niki cuma takut sama Allah," ujar Niki usai press screening film Pokun Roxy, di Planet Hollywood, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2013).

Namun, Niki tetap memercayai hal gaib seperti keberadaan makhluk halus. "Pertama kali shooting film horor, Mama Minta Pulsa, Niki kesurupan. Tapi ya sudah. Niki sih tahu itu (makhluk halus) ada, tapi enggak percaya banget ya. Sedangkan santet kan buatan manusia, kalau percaya nanti syirik," ujar Nikita.

Kalau pun sempat mengikuti berita mengenai korban perdukunan dan santet, Niki melihatnya sebagai perbuatan yang tak manusiawi. "Iya kemarin juga sempat dengar sampai ada yang dimasukin paku segala. Kalau untuk perbuatan manusia, itu golongan yang sadis ya," ujar Niki.

"Untuk apa sih rugiin orang, musyik, syirik. Yang benar-benar saja lah, berdoa, tetap di jalan Allah. Niki kayak gini juga masih inget salat walaupun bolong-bolong, di sela waktu baca-baca (doa). Kan lagi hobi banget baca terjemahan Al Quran," lanjutnya.

Di sisi lainnya, Niki ikut berkomentar mengenai artis yang memilih jalan singkat untuk mengatrol kepopulerannya melalui jasa dukun. "Artis yang ke dukun itu mungkin dia kurang percaya diri, minder sama dirinya. Kurang berani ya. Ya pakai cara tersendiri lah, enggak perlu santet, susuk, punya cara lain lah," ujar Nikita. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.