Nikita Mirzani Merasa Tak Mendapat Keadilan

Kompas.com - 03/04/2013, 15:34 WIB
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Dalam sidang pidana yang beragenda pembacaan pembelaan atau pledoi, artis peran Nikita Mirzani, terdakwa penganiayaan Olivia Maysandi, mengaku tak pernah menemukan keadilan selama ia duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Ketimpangan hukum itu, diutarakan oleh Niki, mulai dialaminya ketika ia ditahan di Polda Metro Jaya selama 57 hari. Sementara itu, tersangka lainnya, Angela Army, malah berada di luar tahanan.

"Ya yang pertama Army tidak dipenjara, tapi Niki dipenjara," ungkap Nikita dalam wawancara usai pembacaan pledoi di PN Jaksel, Rabu (3/4/2013).

Selain tentang penahanannya di Polda Metro Jaya tersebut, Nikita juga mengeluhkan ancaman hukuman kurungan.

"Jaksa kasih tuntutan Army tiga bulan, tapi Niki lima bulan, ya enggak adil. Padahal, kami dikasih pasal yang sama, tapi hukumannya beda terus. Saksi juga keterangannya beda-beda," ujar Nikita.

Sementara itu, kuasa hukum Nikita, Fachmi Bachmid tetap berupaya membela kliennya. "Faktanya Niki hanya melerai, kami meminta majelis hakim bahwa terdakwa tidak terbukti melakukan tidak pidana. Tidak dibenarkan penegakan hukum dengan melakukan diskriminasi," ujar Fachmi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.