Dengan Tenun, Maudy Koesnaedi Tampil Elegan di Cannes

Kompas.com - 21/05/2013, 13:39 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Sejak turun dari pesawat di Perancis, hingga berjalan di karpet merah di Festival Film Cannes ke-66, Maudy Koesnaedi sukses mencuri perhatian melalui gaun-gaun tenun rancangan desainer tanah air. Dari busana dari tenun garut rancangan Auguste Soesastro, jaket dari Ardistia New York, tenun garut Sebastian Gunawan, hingga tenun Makasar Didiet Maulana.

Parade tenun seperti yang disampaikan Maudy Koesnaedi saat konferensi pers menjelang keberangkatannya ke Cannes menjadi kenyataan. Saat turun dari pesawat, Maudy mengenakan jumpsuit warna biru dan ungu rancangan Auguste Soesastro, yang dipadupadankan dengan jaket milik Ardistia.

Itu adalah koleksi tenun pertama yang dikenakan aktris yang ditunjuk mewakili Indonesia itu untuk tampil di Cannes. Selanjutnya, para pengamat fashion dan media kemudian fokus pada gaun yang dikenakan Maudy saat melangkah di karpet merah, yakni gaun rancangan Sebastian Gunawan.

Gaun bertabur sequin dan kristal tanpa lengan tersebut dirancang dalam konsep firework yang senada dengan make-up L’Or Sunset yang baru dirilis L'Oreal Paris. Hasilnya tampak elegan dan anggun. Setidaknya Maudy mencuri perhatian, saat berjalan bersama dua brand ambassador L’Oreal Paris lainnya, Jane Fonda dan Miss World 1994, Aishwarya Rai.

maudy koesnaedi2

Menyusul penampilannya di red carpet, Maudy kemudian menghadiri Bollywood Gala bersama Aishwarya Rai. Pada acara yang digelar untuk memeringati 100 tahun perfilman Bollywood tersebut, Maudy mengenakan gaun tenun Ikat Indonesia milik Didiet Maulana yang diberi nama The Sunset Dress. Bahannya tenun sutra Makassar. Warna cerah gaun ini cocok untuk kulit Maudy, dan membawa nuansa berbeda.

Sebagai pelengkap parade tenun, Maudy sempat menjalani pemotretan di Hotel Martinez dengan mengenakan tenun garut bermotif floral dari Sebastian Gunawan. Lagi-lagi warnanya cerah dan mencolok.

Sepertinya kesiapan Maudy di Cannes lebih matang setelah tahun sebelumnya Dian Sastrowardoyo menjalani tugas yang sama di red carpet, namun dengan mengenakan gaun Eddy Betty. Dian saat itu juga memakai gaun rancangan Didiet Hediprasetyo dan Sebastian Gunawan untuk rangkaian acara yang lain.

Kali ini giliran tenun dari desainer-desainer muda yang mencuri perhatian di Cannes, dan dilihat dari gambar yang dirilis L’Oreal Paris, gaun-gaun tersebut tak kalah memukaunya saat dikenakan Maudy.

FOTO-FOTO: L'OREAL PARIS



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X