Tak Ada Alat Bukti Pisau, Kata Kuasa Hukum Dimas Andrean Hardy

Kompas.com - 21/05/2013, 16:18 WIB
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Tim kuasa hukum artis peran Dimas Andrean Hardy menekankan bahwa dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap klien mereka itu harus dibuktikan lagi.

Dimas didakwa menganiaya korban bernama Sukmawan Salawidjaya alias Lee pada Juli 2012 dengn menggunaan pisau.

"Secara fakta, apa yang dituangan dalam dakwaan jaksa mengenai alat tikam, apakah bisa dibuktikan alat itu ada? Kan, tidak. Makanya, tadi kami sampaikan bahwa pemakaian pisau seperti dalam Undang Undang Darurat itu sangat berat," kata Fariz Eka Putra, salah seorang kuasa hukum Dimas, usai sidang pidana Dimas, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2013).

"Itu tidak bisa diterima, karena kepemilikan senjata itu tidak ada. Kami meminta ke Majelis Hakim untuk mempertimbangkan itu. Jaksa sendiri memiliki hak untuk menyusun dakwaannya, benar atau tidak nanti ada proses pembuktian. Kalau Saudara Dimas Andrean tidak bersalah pun akan kami buktikan," timpal kuasa hukum Dimas lainnya, Andri Adam Nasution.

Fariz memprediksi, JPU akan sulit membuktikan dakwaannya. "Jaksa mendakwa dengan tiga dakwaan, dengan tindakan penganiayaan dan perusakan. Tapi, bagaimana cara pembuktiannya, itu harus dibuktikan. Sementara, alat bukti tidak memenuhi, karena tidak ada alat bukti disampaikan Jaksa," kata Fariz lagi.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X