Java Rockinland 2013 Digelar Dua Hari Saja

Kompas.com - 29/05/2013, 21:47 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com -- Setelah absen dihelat pada 2012, festival musik rock Java Rockin'land akhirnya digelar kembali. Pada perhelatan keempat ini, Java Rockin'land akan dihajat di Pantai Carnaval, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, pada 22-23 Juni 2013.

"Kalau mengingat tahun lalu, Javarockin'land sempat kami batalkan. Bila kami paksakan jalan, tidak akan jalan. Tahun ini kami coba jalankan lagi dengan sponsor baru," ungkap Director Java Festival Production Dewi Gontha dalam jumpa pers di Airman Planet Lounge, The Sultan Hotel Jakarta, Rabu (29/5/2013).

Meski hanya dua hari saja, Dewi berjanji Java Rockin'land akan digelar lebih baik dari festival terdahulu yang digelar hingga tiga hari. "Kalau konsep tetap sama, kami sebenarnya mengulang dan mecoba lebih baik. Untuk tahun ini kami coba jalan dan enggak batal. Kami hanya ingin meneruskan yang sebelumnya dengan lebih baik lagi," kata Dewi.

Sebagai pembuktiannya, Java Rockin'land tahun ini akan diramaikan banyak artis musik dunia yang ternama. "Tahun ini kami akan kedatangan grup band yang istimewa dari Asia, Amerika, Eropa, dan Indonesia. Untuk artis internasional tahun ini ada, Collective Soul, Suicidal Tendencies, Last Dinosaurus, Kensington yang akan merilis CD baru dengan Universal Music, lalu 88Balaz (asal Taiwan), Sixpence None The Richer, Go Chic, Hellogoodbye, Utopia (asal Taiwan), Steelheart, dan Sugar Ray yang main di tanggal 23 Juni," papar Program Director Java Festival Production, Paul Dankmeyer.

Sementara itu, Musik Director Java Festival Production, Eki Puradiredja, mengatakan dari musisi dalam negeri akan tampil sejumlah nema beken seperti Edane, Deadsquad, Gugun Blues Shelter, Hightime Rebelion, Efek Rumah Kaca, Jasad dari Bandung yang baru melucurkan Rebirth Jati Sunda, Musikimia, Neonomora, Roxx, Rumah Sakit, Siksa Kubur, Sore, Pas Band, Besok Bubar, dan /rif.

"Total Indonesian artist ada 47. Tahun ini dilaksanakan dua hari saja dan akan ada tujuh panggung," tuntasnya.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X